Jakarta, Kowantaranews.com -Dalam sebuah wawancara yang mendalam dengan Geoff Bennett, Senator Chris Van Hollen dari Partai Demokrat menyuarakan dukungannya terhadap langkah-langkah yang diambil oleh Presiden Joe Biden terkait hubungan Amerika Serikat dengan Israel, khususnya mengenai situasi kemanusiaan di Gaza. Van Hollen menyatakan bahwa pendekatan Biden adalah langkah yang tepat dalam memastikan bahwa dukungan Amerika terhadap..
Author Archives: Admin
Jakarta, Kowantaranews.com -Pada tanggal 28 Mei 2024, Mexico City diguncang oleh kerusuhan besar ketika demonstrasi pro-Palestina yang dikenal sebagai “Aksi Mendesak untuk Rafah” berubah menjadi bentrokan keras antara pengunjuk rasa dan pasukan keamanan di depan Kedutaan Besar Israel. Demonstrasi ini, yang awalnya dimaksudkan sebagai protes damai, dengan cepat berubah menjadi kekerasan ketika para pengunjuk rasa..
Jakarta, Kowantaranews.com -Pada hari Selasa, seorang anggota parlemen sayap kiri Prancis dari partai France Unbowed (La France Insoumise, LFI), Sébastien Delogu, dikenai sanksi berupa skorsing selama dua minggu setelah mengibarkan bendera Palestina selama perdebatan sengit di parlemen. Insiden ini terjadi dalam konteks diskusi yang semakin intens mengenai apakah Prancis harus mengakui negara Palestina secara resmi,..
Jakarta, Kowantaranews.com -Pada hari Sabtu, Presiden Brazil Luiz Inácio Lula da Silva menuduh Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina. Tuduhan ini memperkuat retorika keras Lula setelah sebelumnya ia menimbulkan kontroversi dengan membandingkan serangan militer Israel di Gaza dengan Holocaust Nazi. Pernyataan Lula ini telah memicu reaksi internasional yang intens dan memperburuk hubungan antara Brazil dan..
Jakarta, Kowantaranews.com -Pada 27 Mei 2024, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkapkan kemarahannya atas serangan Israel terhadap kamp pengungsi Palestina di Rafah, yang menurut pejabat Gaza menewaskan sedikitnya 45 orang. Macron menuntut adanya gencatan senjata segera dan menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dalam menangani konflik ini. Latar Belakang Serangan di Rafah Serangan yang terjadi di..
Jakarta, Kowantaranews.com -Dalam dunia sepak bola yang penuh dengan emosi dan rivalitas, kejadian-kejadian yang tampaknya sepele seperti jabat tangan bisa berubah menjadi isu besar. Baru-baru ini, muncul berita bahwa Pep Guardiola, manajer Manchester City, diduga menolak menjabat tangan dengan seorang perwakilan Israel. Insiden ini menarik perhatian banyak pihak, mengingat sensitivitas isu politik yang seringkali menyertai..
Jakarta, Kowantaranews.com -Aktris Amerika Candice King baru-baru ini mengeluarkan pernyataan yang kuat mengenai situasi tragis di Gaza. King, yang dikenal karena perannya dalam serial televisi populer “The Vampire Diaries,” menggunakan platform media sosialnya untuk mengkritik pemerintah Israel atas pembantaian bayi di Gaza. Pernyataan ini muncul setelah laporan tentang pembantaian terbaru di Rafah yang memperburuk krisis..
Jakarta, Kowantaranews.com -Aryeh Neier, seorang veteran dengan pengalaman lebih dari enam dekade dalam gerakan hak asasi manusia, menawarkan perspektif mendalam tentang penggunaan istilah “genosida” dalam konteks kekerasan antara Israel dan Hamas. Dalam pengalamannya, istilah tersebut sangat jarang digunakan, bahkan dalam situasi kekerasan yang ekstrem. Neier, yang merupakan salah satu pendiri Human Rights Watch (HRW) pada..
Jakarta, Kowantaranews.com -Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles, menyatakan dalam sebuah wawancara dengan televisi pemerintah TVE bahwa konflik yang terjadi di Gaza adalah “genosida nyata”. Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara Spanyol dan Israel setelah Spanyol, bersama dengan Irlandia dan Norwegia, mengumumkan pengakuan mereka atas negara Palestina pada tanggal 28 Mei. Langkah ini memicu..
Jakarta, Kowantaranews.com -Komentar Yolanda Díaz, Wakil Perdana Menteri Spanyol, dalam sebuah video media sosial yang menjelaskan keputusan Spanyol untuk mengakui negara Palestina, memicu kemarahan Israel dan menciptakan gelombang ketegangan diplomatik. Dalam video yang diposting pada hari Kamis, Díaz menyatakan bahwa pengakuan Madrid atas negara Palestina pada tanggal 28 Mei hanyalah awal dari proses politik yang..









