Category Archives: EKONOMI

“Guncangan Timur Tengah 2026: Dampak Krisis Selat Hormuz Terhadap Erosi Dompet Kelas Menengah Indonesia” 

Jakarta, Kowantaranews.com -Memasuki April 2026, ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah telah bertransformasi menjadi ancaman nyata bagi stabilitas ekonomi rumah tangga di Indonesia. Meskipun pusat konflik berada ribuan kilometer jauhnya, dentuman rudal yang melanda kawasan Teluk merambat melalui jalur distribusi energi global hingga menggerus daya beli masyarakat, khususnya kelompok kelas menengah yang kini berada dalam posisi..

Daya Beli Melemah, Ekonomi Kuartal II-2026 Diprediksi Melambat Akibat Inflasi Pangan

Jakarta, Kowantaranews.com -Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal kedua tahun 2026 kini berada dalam bayang-bayang perlambatan yang cukup signifikan. Setelah sempat terdorong oleh faktor musiman Ramadan dan Idulfitri pada kuartal pertama, laju ekonomi nasional diprediksi akan mengalami penurunan ke kisaran 4,7% hingga 4,9% secara tahunan (yoy). Penurunan ini dipicu oleh kombinasi tekanan domestik berupa lonjakan harga..

Harga Minyak Dunia Tembus USD 100, Pelaku UMKM Kopi Khawatirkan Lonjakan Biaya Produksi dan Distribusi

Jakarta, Kowantaranews.com -Eskalasi konflik geopolitik yang memanas di Timur Tengah antara koalisi Amerika Serikat-Israel dengan Iran sejak awal Maret 2026 telah mengguncang pasar energi global secara signifikan. Harga minyak mentah dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) dilaporkan melonjak hingga menyentuh angka 99,64 USD per barel pada 27 Maret 2026, mencatat kenaikan sekitar 40% sejak awal..

Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Lebaran 2025 Turun Menjadi 154,6 Juta Orang

Jakarta, Kowantaranews.com – Dinamika mobilitas masyarakat Indonesia pada masa perayaan Idulfitri 1446 Hijriah menunjukkan tren yang tidak biasa. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat bahwa jumlah orang yang melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2025 mencapai 154,62 juta orang. Meskipun angka ini mencakup sekitar 54,89 persen dari total populasi penduduk Indonesia, realisasi tersebut menunjukkan penurunan sebesar 4,69 persen..

Gejolak Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Bahan Baku Plastik, Industri Mamin Nasional Tertekan

Jakarta Kowantaranews.com – Eskalasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan konfrontasi antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pada Maret 2026 telah memicu guncangan hebat pada rantai pasok energi global. Penutupan jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz tidak hanya mendidihkan harga minyak mentah dunia, tetapi juga memberikan tekanan sistemik bagi industri manufaktur di Indonesia…

Strategi Industri Ritel 2026: Mengoptimalkan Momentum Ramadan untuk Ketahanan Ekonomi Nasional

Jakarta, Kowantaranews.com – Sektor ritel nasional tengah berada pada titik krusial di triwulan pertama tahun 2026. Di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian dan tantangan domestik berupa penurunan daya beli di beberapa lapisan masyarakat, industri ritel bersama pemerintah meluncurkan strategi masif untuk memanfaatkan momentum Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini bukan sekadar..

Survei LPEM UI: Mayoritas Ekonom Nilai Kondisi Ekonomi Indonesia Memburuk di Triwulan I-2026

Jakarta, Kowantaranews.com – Sebuah alarm peringatan bagi stabilitas ekonomi nasional baru saja berbunyi dari kampus Salemba. Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) merilis temuan survei pandangan ekonomi terbaru yang menunjukkan bahwa mayoritas ekonom dan praktisi menilai kondisi perekonomian Indonesia pada triwulan I-2026 sedang berada dalam tekanan hebat…

Pangan Mahal dan Mudik Kolosal: Tantangan Nasional Menjelang Idul Fitri 1447 H

Jakarta, Kowantaranews.com – Indonesia tengah memasuki periode krusial sepuluh hari menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah yang jatuh pada Maret 2026. Dua tantangan besar kini membayangi stabilitas nasional: lonjakan harga bahan pangan pokok yang mencekik daya beli masyarakat dan persiapan logistik untuk mengantisipasi pergerakan massa dalam skala kolosal yang diprediksi mencapai 143,9 juta orang. Sinergi..

Pangan dalam Cengkeraman Perang dan Cuaca Ekstrem 2026

Jakarta, Kowantaranews.com – Memasuki kuartal pertama tahun 2026, dunia menghadapi “badai sempurna” yang mengancam ketahanan pangan global. Kombinasi mematikan antara eskalasi perang di jalur maritim vital dan anomali cuaca ekstrem telah menempatkan stabilitas harga komoditas dalam posisi yang sangat rentan. Di tengah situasi tersebut, Pemerintah Indonesia bergerak cepat mengamankan cadangan domestik untuk mencegah dampak inflasi..

Tergerusnya Produksi Beras Nasional di Kuartal I-2026 Akibat Cuaca Ekstrem

Jakarta, Kowantaranews.com -Capaian swasembada beras nasional yang diraih Indonesia pada tahun 2025 kini tengah menghadapi ujian berat di awal tahun 2026. Setelah mencatatkan sejarah dengan produksi mencapai 34,69 hingga 34,71 juta ton pada tahun sebelumnya, stabilitas pangan nasional mulai dibayangi oleh ancaman fenomena alam yang ekstrem. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis proyeksi yang menunjukkan adanya..