Jakarta, Kowantaranews.com -Sebagai sebuah pulau Karibia yang kaya akan sejarah dan budaya yang beragam, Trinidad dan Tobago telah menjadi sorotan dunia dalam keputusannya untuk secara resmi mengakui Negara Palestina pada tanggal 2 Mei 2024. Keputusan ini tidak hanya mencerminkan komitmen mereka terhadap perdamaian dan keadilan internasional, tetapi juga memperkuat posisi mereka dalam isu-isu global yang..
Author Archives: Admin
Jakarta, Kowantaranews.com -Jill Stein, seorang tokoh politik dan kandidat presiden dari Partai Hijau Amerika Serikat yang telah lama dikenal karena perjuangannya dalam berbagai isu progresif, menemukan dirinya terperangkap dalam suatu kejadian yang tak terduga dan mengejutkan di Universitas Washington di St. Louis. Pada malam itu, suasana kampus memanas ketika mahasiswa menggelar rapat pro-Palestina untuk mengecam..
Jakarta, Kowantaranews.com -Pada hari yang penuh makna bagi kaum pekerja di Kolombia, tepatnya Rabu (1/5/2024), Presiden Kolombia Gustavo Petro membuat pengumuman yang mengejutkan dunia internasional. Dalam pidatonya yang disampaikan di Bogota dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional, Petro menyatakan bahwa Kolombia memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel. Keputusan ini merupakan respons atas apa yang disebutnya sebagai..
Jakarta, Kowantaranews.com -Di tengah meningkatnya kekerasan di wilayah Gaza, Senator Bernie Sanders dan tujuh anggota Partai Demokrat lainnya memutuskan untuk mengambil langkah tegas. Mereka merasa perlu untuk menulis surat terbuka kepada Presiden Biden, menekankan pentingnya menghentikan pengiriman senjata ofensif kepada Israel selama konflik dengan Hamas. Surat itu, sebuah tindakan langka dari seorang senator, memberikan argumen..
Jakarta, Kowantaranews.com -Rashida Tlaib, seorang perwakilan AS dari Michigan, telah menjadi pusat perhatian dalam sebuah kontroversi yang melibatkan video pro-Palestina yang dipostingnya. Video tersebut memicu perdebatan yang memperluas keretakan di antara anggota Partai Demokrat Michigan selama periode ketegangan yang terus berlanjut di Timur Tengah. Dalam sebuah kantor kecil di Lansing, Michigan, Rashida Tlaib duduk di..
Jakarta, Kowantaranews.com -Kontroversi melanda Amerika Serikat ketika protes mahasiswa melawan perang di Gaza memicu debat tentang apakah protes tersebut bersifat anti-Semitisme atau sekadar anti-perang. Demonstrasi di puluhan universitas di seluruh negeri mengekspresikan ketidakpuasan mereka terhadap kebijakan AS terhadap Israel, tetapi tanggapan terhadap protes tersebut sangat beragam, memunculkan pertanyaan tentang batas antara ekspresi politik dan intoleransi…
Jakarta, Kowantaranews.com -Di kampus Universitas Columbia, suasana terasa tegang. Mahasiswa berkumpul di sekitar gedung-gedung, mengekspresikan ketidakpuasan mereka terhadap perang di Palestina. Mereka tidak hanya menuntut perubahan, tetapi juga menunjukkan solidaritas mereka dengan rakyat Palestina yang terkena dampak konflik yang sedang berlangsung di Gaza. Ketegangan mencapai puncaknya ketika pasukan polisi secara besar-besaran dikerahkan ke kampus. Ancaman..
Jakarta, Kowantaranews.com -Robert Reich, seorang tokoh yang dikenal karena pandangannya yang tajam dalam politik dan kebijakan publik, menjadi sorotan ketika ia memberikan pembelaan yang tegas terhadap mahasiswa yang memprotes perang Israel di Gaza di kampus-kampus di seluruh Amerika. Sebagai mantan Menteri Tenaga Kerja dan sekarang seorang profesor kebijakan publik di Universitas California Berkeley, Reich memiliki..
Jakarta, Kowantaranews.com -Perjalanan perjuangan mahasiswa Amerika untuk solidaritas dengan Palestina telah menjadi sorotan di tengah-tengah kompleksitas politik dan kekerasan yang mengiringi konflik di Timur Tengah. Demonstrasi, protes, dan tindakan langsung telah menjadi bagian integral dari gerakan ini, dengan mahasiswa dari berbagai universitas bergabung untuk mengecam genosida di Jalur Gaza dan mendesak penghentian dukungan Amerika terhadap..
Jakarta, Kowantaranews.com -Pada hari yang panas di bulan April di Washington, D.C., langit yang biru di atas Universitas George Washington (GWU) menyaksikan aksi protes yang mengejutkan. Mahasiswa dari berbagai jurusan berkumpul di alun-alun Fakultas Hukum, menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap tindakan Israel di Gaza. Dalam momen-momen itu, ketegangan di antara mahasiswa dan pihak berwenang mencapai titik..








