Author Archives: Admin

12% PPN: Bom Waktu untuk Ekonomi Rakyat Kecil

Jakarta, Kowantaranews.com -Rencana pemerintah untuk menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11% menjadi 12% mulai 1 Januari 2025 memicu berbagai kekhawatiran di masyarakat. Kebijakan ini disebut-sebut sebagai “bom waktu” yang siap menghantam ekonomi rakyat kecil, memperburuk daya beli, dan memperlebar kesenjangan sosial. Kenaikan ini tidak hanya berdampak pada masyarakat miskin dan rentan, tetapi juga menghantam..

Misi Diplomatik Taiwan: Melawan Bayang-Bayang China di Tengah Laut Pasifik

Jakarta, Kowantaranews.com – Taiwan, pulau demokrasi yang selama beberapa dekade menghadapi tekanan diplomatik dari China, kini kembali memperjuangkan pengakuan internasionalnya di tengah tantangan geopolitik global. Presiden Taiwan, Lai Ching-te, memulai misi diplomatik penting pada 30 November 2024, dengan mengunjungi tiga negara kecil di Pasifik: Kepulauan Marshall, Tuvalu, dan Palau. Ketiga negara ini, meskipun kecil secara..

Peluru Tajam di Jalanan: Tragedi di Tangan Penegak Hukum

Jakarta, Kowantaranews.com -Peristiwa memilukan terjadi di Semarang pada Minggu, 24 November 2024, ketika Gamma Rizkynata Oktafandy, seorang siswa SMKN 4 Semarang, tewas setelah terkena tembakan dari seorang anggota kepolisian. Insiden ini menyita perhatian publik, mengguncang kepercayaan terhadap aparat penegak hukum, dan menimbulkan berbagai pertanyaan tentang prosedur penggunaan senjata api oleh polisi. Menurut keterangan resmi polisi,..

Australia di Ambang Revolusi Digital: Larang Anak-Anak Bermedia Sosial!

Jakarta, Kowantaranews.com -Australia bersiap memasuki era baru regulasi digital yang berani dan kontroversial. Sebuah rancangan undang-undang (RUU) yang melarang anak-anak di bawah usia 16 tahun untuk menggunakan media sosial kini berada di ujung pengesahan, menunggu keputusan final Senat. Jika lolos, undang-undang ini akan menjadikan Australia sebagai negara pertama di dunia yang mengadopsi langkah drastis seperti..

Tipis Tapi Epik! Pramono Anung-Rano Karno Taklukkan Jakarta dengan 50,07% Suara

Jakarta, Kowantaranews.com -Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2024 telah menjadi panggung politik yang penuh intrik, drama, dan dinamika luar biasa. Dengan segala sorotan nasional yang mengarah ke ibu kota, hasil pemilihan yang menunjukkan pasangan Pramono Anung dan Rano Karno unggul dengan raihan 50,07% suara menjadi momen yang mencatatkan sejarah. Kemenangan ini tidak hanya tipis tetapi juga..

Hasil Sementara Internal: Pramono-Rano Capai 50,09% Suara di Pilkada DKI Jakarta 2024

Jakarta, Kowantaranews.com – Dalam perhelatan Pilkada DKI Jakarta 2024, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno, mengklaim kemenangan satu putaran berdasarkan hasil sementara real count internal mereka. Berdasarkan data yang dikumpulkan dari formulir C1.Hasil-KWK, pasangan ini memperoleh 50,09 persen suara, setara dengan 2.163.111 suara. Klaim ini memberikan gambaran..

Pelajar Tertembak: Nyawa Melayang di Tengah Tuduhan Tawuran yang Sarat Kontroversi

Jakarta, Kowantaranews.com – Peristiwa penembakan seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) oleh aparat kepolisian di Semarang, Jawa Tengah, menjadi sorotan tajam masyarakat. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (24/11/2024) dini hari itu menyisakan duka mendalam dan memunculkan polemik terkait prosedur hukum serta tuduhan keterlibatan korban dalam aksi tawuran. Korban, G (17), siswa SMKN 4 Semarang, tewas..

Pilkada Serentak: Efisiensi yang Dibayangi Korupsi dan Mahar Politik

Jakarta, Kowantaranews.com -Pilkada serentak nasional yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia pada Rabu, 27 November 2024, menjadi tonggak sejarah dalam demokrasi. Sebanyak 545 daerah secara bersamaan melaksanakan pemilihan kepala daerah, mencakup tingkat provinsi, kabupaten, hingga kota. Dengan alasan efisiensi dan efektivitas, pemilihan ini diharapkan mampu menekan biaya politik, meminimalkan konflik elektoral, dan memberikan pengalaman..

Badai Besi di Langit Ukraina: Serangan Drone Terbesar Rusia Mengguncang Negeri

Jakarta, Kowantaranews.com -Dalam eskalasi terbaru konflik Rusia-Ukraina, dunia menyaksikan malam penuh kengerian ketika Rusia meluncurkan serangan udara terbesar yang pernah tercatat menggunakan 188 drone. Serangan yang dijuluki sebagai “badai besi” ini menghantam sejumlah wilayah di Ukraina, menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur penting dan membuat jutaan warga sipil hidup dalam kegelapan serta ketidakpastian. Peristiwa ini menandai..