Jakarta, Kowantaranews.com -Eskalasi konflik geopolitik yang memanas di Timur Tengah antara koalisi Amerika Serikat-Israel dengan Iran sejak awal Maret 2026 telah mengguncang pasar energi global secara signifikan. Harga minyak mentah dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) dilaporkan melonjak hingga menyentuh angka 99,64 USD per barel pada 27 Maret 2026, mencatat kenaikan sekitar 40% sejak awal konflik dimulai. Sementara itu, harga minyak Brent bahkan telah menembus level 112,57 USD per barel. Lonjakan ini dipicu oleh penutupan efektif Selat Hormuz oleh Teheran, sebuah jalur vital yang dilalui oleh sepertiga aliran energi global.
Kenaikan harga minyak dunia ini langsung merambat ke pasar domestik Indonesia. Per 26 Maret 2026, sejumlah badan usaha penyedia bahan bakar minyak (BBM) telah menyesuaikan harga produk non-subsidi mereka. Di SPBU Pertamina wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax (RON 92) kini dibanderol Rp 12.300 per liter, naik dari harga sebelumnya sebesar Rp 11.800 pada Februari 2026. Kenaikan lebih tajam terjadi pada lini diesel non-subsidi, di mana harga Dexlite melonjak menjadi Rp 14.200 per liter dan Pertamina Dex mencapai Rp 14.500 per liter. Meskipun pemerintah masih mempertahankan harga Pertalite dan Solar subsidi untuk menjaga daya beli, tekanan pada sektor logistik tetap tidak terhindarkan.
Kondisi ini memicu kekhawatiran besar di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kopi. Lonjakan harga BBM diesel non-subsidi secara langsung menaikkan biaya distribusi biji kopi dari daerah penghasil ke kedai-kedai di perkotaan. Selain faktor logistik, industri makanan dan minuman (mamin) juga mewaspadai kenaikan harga kemasan plastik yang merupakan produk turunan minyak bumi (petroleum-based plastic). Kenaikan biaya operasional ini menciptakan dilema bagi pemilik kedai kopi: menaikkan harga jual di tengah inflasi tahunan yang menyentuh 4,76% pada Februari 2026, atau menanggung tipisnya margin keuntungan.
Di sisi hilir, pengeluaran konsumen juga diprediksi akan terkoreksi. Meskipun konsumsi kopi di Indonesia sempat meningkat pascapandemi, estimasi konsumsi domestik pada tahun 2026 diproyeksikan menurun hingga 361 ribu ton akibat tekanan ekonomi global dan kenaikan biaya hidup. Anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah, mengingatkan agar UMKM waspada terhadap fluktuasi harga bahan baku dan melemahnya nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh Rp 16.991 per dolar AS.
Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Lebaran 2025 Turun Menjadi 154,6 Juta Orang
Di sektor hulu dan ekspor, tekanan tidak kalah berat. Akibat ketidakamanan di Laut Merah dan penutupan Selat Hormuz, kapal kargo kini harus dialihkan melalui rute Tanjung Harapan di Afrika Selatan. Pengalihan rute ini memakan waktu pelayaran 25% lebih lama dan meningkatkan biaya operasional secara signifikan. Sebanyak 1.900 kapal komersial dilaporkan terjebak di kawasan Teluk Persia, termasuk 174 kapal kontainer yang mengangkut berbagai komoditas perdagangan. Specialty Coffee Association Indonesia (SCAI) melaporkan adanya kenaikan tarif pengiriman dan biaya pembersihan kontainer hingga 300%, yang menambah beban biaya bagi eksportir kopi nasional.
Pemerintah berupaya memitigasi dampak ini dengan menjamin stabilitas tarif listrik hingga Juni 2026 untuk mendukung daya saing industri dan daya beli masyarakat. Namun, dengan harga minyak dunia yang masih berada di level tinggi dan ketidakpastian jalur maritim global, pelaku UMKM kopi dituntut untuk melakukan efisiensi operasional dan adaptasi strategi bisnis agar tetap bertahan di tengah krisis energi ini. By Mukroni
- Berita Terkait :
Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Lebaran 2025 Turun Menjadi 154,6 Juta Orang
Gejolak Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Bahan Baku Plastik, Industri Mamin Nasional Tertekan
Strategi Industri Ritel 2026: Mengoptimalkan Momentum Ramadan untuk Ketahanan Ekonomi Nasional
Survei LPEM UI: Mayoritas Ekonom Nilai Kondisi Ekonomi Indonesia Memburuk di Triwulan I-2026
Pangan Mahal dan Mudik Kolosal: Tantangan Nasional Menjelang Idul Fitri 1447 H
Pangan dalam Cengkeraman Perang dan Cuaca Ekstrem 2026
Tergerusnya Produksi Beras Nasional di Kuartal I-2026 Akibat Cuaca Ekstrem
Dompet Kelas Menengah Tergerus ”Sesuap Nasi”: Antara Strategi “Mantab” dan Risiko Turun Kelas
Beban Ganda Petani Padang: Sawah Terkubur Galodo, Jaring Pengaman Asuransi Justru Hilang
Layar Lebar “Jejak Warteg”: Mengurai Memori Kolektif dan Resiliensi Perantau di Rimba Beton Jakarta
Menelusuri Jejak Warteg: Dari Strategi Logistik Sultan Agung hingga Jaringan Pangan Urban Jakarta
Evolusi Kuliner Pantura: Akulturasi Budaya Tionghoa-Jawa dalam Logistik Perang Abad ke-17
Mitos atau Fakta? Menjawab Hubungan Bupati Kyai Rangga dan Sejarah Berdirinya Warung Tegal
Jejak Logistik Mataram 1628: Mengungkap Peran Kyai Rangga dalam Genealogi Warung Tegal
Menelusuri Sidakaton dan Sidapurna: Desa Para ‘Jenderal’ Warteg dan Jejak Pelarian Pasukan 1628
Warisan Kyai Rangga: Bagaimana Kegagalan Pengepungan Batavia Menciptakan Pahlawan Kuliner Rakyat
Operasi Senyap Sultan Agung: Menelusuri Jejak Logistik Perang di Balik Misi Damai Bupati Tegal
Stasiun Jakarta Kota dan Bogor: Saksi Bisu Era Kolonial Hindia Belanda
Mobilisasi Penduduk Tegal ke Jakarta: Jejak Sejarah di Masa Sultan Agung Menyerang VOC 1628 M
Lokasi Taman Eden dalam Tradisi Yahudi: Antara Geografi, Alegori, dan Mistisisme
Hutan Orang Rimba Jadi Kebun Sawit: Berondolan Dicuri, Pemerintah Sibuk Selfie ?
Buruh Bersuara, Monas Jadi Panggung Prabowo, Warteg Tetep Jadi Pelarian!
Mengerikan! Sindikat Internasional Ekspor Kulit Mangrove Ilegal, Laut Maluku Menjerit!
BENCANA MEGA-DEFORESTASI: PUNCAK BOGOR JADI KUBURAN HUTAN, JAKARTA LUMPUH OLEH AIR MATA ALAM!
Dilema Besar! Pembangunan IKN atau Kesejahteraan Rakyat?
Retakan Tanah Mengintai: Perlombaan Melawan Waktu di Tengah Ancaman Longsor Pekalongan
Di Balik Obsesi Swasembada Pangan: Lingkungan dan Masyarakat yang Terlupakan
Makan Bergizi Gratis Ngebut! 82,9 Juta Pelajar Siap Disantuni di 2025!
Kemiskinan Menyusut, Tapi Jurang Kesenjangan Kian Menganga!
Jeritan Nelayan: Terjebak di Balik Tembok Laut, Rezeki Kian Terkikis
Menimbang Makna di Balik Perayaan Tahun Baru
Insiden di Mahkamah Internasional: Pengacara Israel Disebut ‘Pembohong’ oleh Pengamat Selama Sidang
Raja Saudi Salman Dirawat karena Radang Paru-paru di Istana Al Salam
Helikopter dalam Konvoi yang Membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi Jatuh di Azerbaijan Timur
JPMorgan Chase Tarik Investasi dari Elbit Systems di Tengah Tekanan Kampanye Boikot
76 Tahun Nakba: Peringatan Sejarah dan Bencana yang Berkepanjangan di Gaza
Hakim Kanada Tolak Pembubaran Demo Pro-Palestina di Universitas McGill
Blokade Bantuan ke Gaza: Protes, Krisis Kelaparan, dan Konsekuensi Global
Netanyahu Tegaskan Israel Bukan “Negara Bawahan” AS di Tengah Ketegangan dengan Biden
Mayor Angkatan Darat AS Mengundurkan Diri untuk Memprotes Dukungan Amerika terhadap Israel di Gaza

