• Sab. Feb 7th, 2026

KowantaraNews

Kowantara News: Berita tajam, warteg jaya, UMKM tak terjajah!

Epstein Files 2026: Rilis 3,5 Juta Halaman Ungkap Jaringan Elit Global dan Arsitektur Impunitas

ByAdmin

Feb 7, 2026
Ilustrasi Epstein Files yang menyeret nama Bill Gates.(star.com)
Sharing is caring

Jakarta, Kowantaranews.com – Memasuki Februari 2026, dunia internasional diguncang oleh pengungkapan data forensik terbesar dalam sejarah investigasi kriminal modern. Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ), di bawah mandat ketat Epstein Files Transparency Act (EFTA) yang disahkan pada akhir 2025, akhirnya merilis lebih dari 3,5 juta halaman dokumen, 2.000 video, dan 180.000 gambar terkait jaringan perdagangan seks Jeffrey Epstein. Koleksi dokumen ini, yang sering disebut sebagai “Epstein Files,” bukan sekadar tumpukan kertas, melainkan peta digital dan fisik yang membongkar bagaimana kekuasaan absolut dan kekayaan digunakan untuk membangun “arsitektur impunitas” yang melindungi para elit selama lebih dari dua dekade.

Rilis masif ini dipicu oleh undang-undang H.R. 4405 (EFTA) yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump pada 19 November 2025, setelah mendapatkan dukungan bipartisan yang luar biasa di Kongres. Melalui perintah ini, DOJ mengerahkan lebih dari 500 pengacara untuk menyisir arsip FBI, bukti dari pengadilan Florida dan New York, serta data digital yang disita dari kediaman Epstein. Dokumen-dokumen ini memberikan bukti forensik nyata mengenai bagaimana Epstein beroperasi sebagai “pusat” (hub) dalam jaringan global yang dapat dimodelkan secara matematis sebagai graf G = (V, E), di mana V mewakili individu berkuasa dan E mewakili interaksi sosial maupun bisnis yang melampaui batas hukum.

Salah satu sektor yang paling terdampak adalah elit teknologi global. Dokumen terbaru mengungkap korespondensi email antara tahun 2012 hingga 2014 yang melibatkan Elon Musk. Dalam satu pertukaran pada November 2012, Musk menanyakan kepada Epstein mengenai “hari atau malam apa yang akan menjadi pesta paling liar di pulaumu?”. Meskipun Musk secara tegas membela diri di platform X dengan menyatakan bahwa ia menolak undangan ke pulau tersebut dan menganggap Epstein sebagai “pecundang yang menyeramkan,” catatan menunjukkan adanya kunjungan Epstein ke markas SpaceX pada tahun 2013. Sementara itu, Bill Gates menghadapi gelombang pengungkapan baru melalui draf email Epstein yang mengklaim adanya informasi sensitif mengenai kehidupan pribadi Gates dan upayanya mencari obat-obatan terkait hubungan seksual dengan wanita Rusia. Perwakilan Gates telah menyebut klaim tersebut sebagai fabrikasi absurd yang bertujuan untuk mencemarkan nama baik.

Dampak seismik dari rilis 2026 ini juga meruntuhkan karier politik di Eropa. Di Inggris, Lord Peter Mandelson terpaksa mengundurkan diri dari House of Lords dan Partai Buruh setelah dokumen DOJ mengungkapkan bahwa ia membocorkan informasi pasar yang sangat sensitif dan laporan internal pemerintah kepada Epstein saat menjabat sebagai Menteri Bisnis pada 2009. Mandelson diduga mengirimkan detail mengenai dana talangan Uni Eropa senilai 500 miliar euro serta memo rahasia untuk Perdana Menteri Gordon Brown. Di Slovakia, penasihat keamanan nasional Miroslav Lajcak mengundurkan diri setelah rilis dokumen menunjukkan lebih dari 700 komunikasi dengan Epstein, termasuk pesan teks informal mengenai wanita di Kiev dan Moskow.

Selain tokoh politik, sektor bisnis dan olahraga juga terseret. Steve Tisch, pemilik New York Giants, terungkap dalam puluhan email sedang mendiskusikan wanita dengan Epstein menggunakan istilah-istilah yang merendahkan, termasuk bertanya apakah mereka “pro (pekerja seks) atau sipil”. Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick juga menghadapi kritik setelah dokumen menunjukkan rencana kunjungan ke pulau pribadi Epstein pada 2012, meski sebelumnya ia mengeklaim telah memutuskan hubungan pada 2005.

Gema ‘Ice Kills’ Guncang New York: Ribuan Demonstran Kepung One World Trade Center Tuntut Keadilan bagi Renée Good

Namun, di balik tuntutan transparansi ini, muncul tragedi privasi yang mengerikan. DOJ mengakui adanya kesalahan redaksi yang mengakibatkan identitas lebih dari 100 korban terekspos, termasuk nama asli, alamat, dan foto-foto sensitif mereka. Kegagalan teknis ini memaksa DOJ menarik ribuan dokumen untuk diperbaiki setelah pengacara korban menyebutnya sebagai “pelanggaran privasi paling mengerikan dalam sejarah AS”.

Secara keseluruhan, “Epstein Files 2026” telah menjadi simbol keruntuhan kepercayaan publik terhadap institusi global. Meskipun pejabat hukum menyatakan bahwa foto-foto “mengerikan” dan email yang tidak pantas tidak selalu bisa langsung diubah menjadi tuntutan pidana karena kendala aturan bukti (hearsay) dan hak konfrontasi konstitusional, rilis ini tetap menjadi cermin retaknya integritas elit dunia. Skandal ini menegaskan bahwa perjuangan para penyintas selama puluhan tahun akhirnya berhasil merobek tirai kerahasiaan yang selama ini melindungi jaringan kekuasaan di Little St. James dan sekitarnya. By Mukroni

  • Berita Terkait

Gema ‘Ice Kills’ Guncang New York: Ribuan Demonstran Kepung One World Trade Center Tuntut Keadilan bagi Renée Good

Anwar Ibrahim: Penangkapan Maduro oleh AS Melanggar Hukum Internasional

‘Tidak Ada Perang untuk Minyak’: Ribuan Warga AS Kecam Operasi Militer Penangkapan Maduro

“Itu Tindakan Perang!”: Walikota NYC Mamdani Telepon Trump, Kutuk Penangkapan Maduro

AS Gempur Caracas: Maduro Ditangkap dan Diterbangkan ke New York dalam Operasi Militer Mendadak

Sumpah di Stasiun Bawah Tanah: Awal Unik Pemerintahan Zohran Mamdani di New York

Zohran Mamdani Terpilih Jadi Wali Kota New York: Janji Bus Gratis Terancam Birokrasi MTA!

Zohran Mamdani Bekukan Sewa 1 Juta Unit & Taklukkan Dinasti Cuomo: Kota New York Direbut Kembali dari Pasar

Stasiun Maryam Moghaddas di Tehran: Simbol Toleransi atau Propaganda?

Terobosan Bersejarah: Indonesia Dapat Izin Bangun Kampung Haji Sendiri di Mekkah!

Ledakan Bom Mobil di Quetta: Tragedi di Balochistan Mengguncang Pakistan

Tragedi Saniya Ansari: Bunuh Diri Remaja Muslim di Gujarat Akibat Pelecehan dan Penyalahgunaan Disturbed Areas Act

Lee Jae-myung: Dari Buruh Anak ke Presiden, Anak Warteg pun Bisa Jadi Bintang Korea!

Saham Anjlok, Obligasi Meledak, Dolar Lesu: Utang AS Bikin Panik, Warteg Santai Tak Berdampak!

Deregulasi Bikin Impor Melaju, Industri Lokal Teriak: ‘Warteg Aja Lebih Terlindungi!’

Preman Ngepet di Warteg, Pengangguran Ngetem: Jabodetabek Jadi Ring Tinju Ormas!

The Fed Bikin BI Pusing, Rupiah Ngegas, Warteg Tetap Ramai!

Ojol Belum BPJS, Aplikator Bilang ‘Gaspol!’, Warteg Jadi Penutup Perut!

PHK Bikin Kantoran Jadi Penutup Warteg: Prabowo Geleng-Geleng, Orek Tempe Tetap Sold Out!

Jobless Jadi Trend, Dompet Ikut Send: BPS vs IMF Panas, Warteg Tetap Menang!

Ekonomi Loyo, Pengangguran Melejit: Warteg Tetap Ramai, Tapi Dompet Makin Sepi!

Ekonomi Indonesia 2025: Konsumsi Loyo, Rupiah Goyang, Warteg Tetap Jaya!

PMI Anjlok, IKI Goyang, Warteg Tetap Jaya: Industri Indonesia Lawan Badai Tarif Trump!

PHK Mengintai, Tarif Trump Menghantui, Warteg: Tenang, Ada Telor Dadar!

Warteg Halal Harap-Harap Cemas: UMKM Indonesia Lawan Tarif Trump dan Gempuran Impor China!

Prabowo Jalan-jalan ke China, ASEAN Cuma Dapat Senyum dari

GPN & QRIS: Warteg Go Digital, Transaksi Nusantara Gaspol, AS Cuma Bisa Cemas!

Indonesia vs AS: Tarif Impor Bikin Heboh, Warteg Jagokan Dompet Digital!

Utang Rp 250 Triliun Numpuk, Pemerintah Frontloading Biar Warteg Tetep Jualan Tempe!

Indonesia ke AS: ‘Tarif Dikurangin Dong, Kami Beli Energi, Kedelai, Sekalian Stok Warteg!’

TikTok Tawar Tarif: AS-China Ribut, Indonesia Santai di Warteg!

Kelapa Meroket, Warteg Meratap: Drama Harga di Pasar Negeri Sawit!

Trump Tarik Tarif, Rupiah Rontok, Warteg pun Waswas: Drama Ekonomi 2025!

Danantara dan Dolar: Prabowo Bikin Warteg Nusantara atau Kebingungan?

Warteg Lawan Tarif Trump: Nasi Oreg Tempe Bikin Dunia Ketagihan!

Perang Melawan Resesi: UMKM Indonesia Bersenjatakan E-Commerce & KUR, Pemerintah Salurkan Rp171 Triliun untuk Taklukkan Pasar ASEAN!

Gempuran Koperasi Desa Merah Putih: 70.000 Pusat Ekonomi Baru Siap Mengubah Indonesia!

1 Juta Mimpi Terhambat: UMKM Berjuang Melawan Kredit Macet

Warteg Jadi Garda Terdepan Revolusi Gizi Nasional!

Skema Makan Bergizi Gratis: Asa Besar yang Membebani UMKM

Revolusi Gizi: Makan Gratis untuk Selamatkan Jutaan Jiwa dari Kelaparan

Gebrakan Sejarah: Revolusi Makan Bergizi Gratis, Ekonomi Lokal Bangkit!

PPN 12 Persen: Harapan atau Ancaman Bagi Ekonomi Rakyat?

Setengah Kekayaan Negeri dalam Genggaman Segelintir Orang: Potret Suram Kesenjangan Ekonomi Indonesia

Menuju Indonesia Tanpa Impor: Mimpi Besar atau Bom Waktu?

Gebrakan PPN 12 Persen: Strategi Berani yang Tak Menjamin Kas Negara Melejit!

Rupiah di Ujung Tanduk: Bank Indonesia Siapkan “Senjata Pamungkas” untuk Lawan Gejolak Dolar AS!

PPN Naik, Dompet Rakyat Tercekik: Ancaman Ekonomi 2025 di Depan Mata!

12% PPN: Bom Waktu untuk Ekonomi Rakyat Kecil

Prabowo Hadapi Warisan Beban Utang Raksasa: Misi Penyelamatan Anggaran di Tengah Tekanan Infrastruktur Jokowi

Rapat Elite Kabinet! Bahlil Pimpin Pertemuan Akbar Subsidi Energi demi Masa Depan Indonesia

Ekonomi Indonesia Terancam ‘Macet’, Target Pertumbuhan 8% Jadi Mimpi?

Janji Pemutihan Utang Petani: Kesejahteraan atau Jurang Ketergantungan Baru?

Indonesia Timur Terabaikan: Kekayaan Alam Melimpah, Warganya Tetap Miskin!

Menuju Swasembada Pangan: Misi Mustahil atau Harapan yang Tertunda?

QRIS dan Uang Tunai: Dua Sisi dari Evolusi Pembayaran di Indonesia

Ledakan Ekonomi Pedas: Sambal Indonesia Mengguncang Dunia!

Keanekaragaman Hayati di Ujung Tanduk: Lenyapnya Satwa dan Habitat Indonesia!

Indonesia Menuju 2045: Berhasil Naik Kelas, Tapi Kemiskinan Semakin Mengancam?

Food Estate: Ilusi Ketahanan Pangan yang Berujung Malapetaka ?

Menjelang Akhir Jabatan, Jokowi Tinggalkan PR Besar: Pembebasan Lahan IKN Tersendat!

Pangan Indonesia di Ujung Tanduk: Fase Krusial Beras dan Gula Menuju Krisis!

Tambang Pasir Laut: Ancaman Mematikan bagi Ekosistem dan Kehidupan Pesisir Indonesia!

Duel Menteri Jokowi: Ekspor Pasir Laut atau Hancurkan Lautan Indonesia?

Lonjakan Konsumsi di Tengah Tekanan Ekonomi: Masyarakat Indonesia Bertahan dengan Tabungan!

Hilirisasi Tambang: Mesin Pertumbuhan Ekonomi yang Tak Kunjung Menyala

Impor Lagi? Karena Produksi Pangan Lokal Terlalu Mewah untuk Rakyat!

Stop! Impor Makanan Mengancam! Ketahanan Pangan Indonesia di Ujung Tanduk!

Selamat Datang di Kawasan Lindung: Hutan Hilang Dijamin!

Kongsi Gula Raksasa: Kuasai Tanah, Singkirkan Hutan di Merauke!

Ekspor Pasir Laut Dibuka: Keuntungan Instan, Kerusakan Lingkungan Mengancam Masa Depan!

APBN 2025: Anggaran Jumbo, Stimulus Mini untuk Ekonomi

“Investasi di IKN Melonjak, Tapi Pesawatnya Masih Cari Parkir”

Mandeknya Pengembalian Aset BLBI: Ujian Nyali dan Komitmen Pemerintah

Jeratan Hukum Fify Mulyani dalam Kasus Poligami dan Tindak Pidana Pencucian Uang

Skandal Kuota Haji Khusus: Dugaan Penyelewengan di Balik Penyelenggaraan Haji 2024

IKN di Persimpangan: Anggaran Menyusut, Investasi Swasta Diharapkan

Warteg Menolak IKN, Apa Warteg Menolak IKAN ?

Keren !, Sejumlah Alumni UB Mendirikan Koperasi dan Warteg Sahabat di Kota Malang

Ternyata Warteg Sahabat KOWATAMI Memakai Sistem Kasir Online

Ternyata Warteg Sahabat Berada di Bawah Naungan Koperasi Warung Sahabat Madani

Wow Keren !, Makan Gratis di Warteg Sahabat Untuk Penghafal Surat Kahfi di Hari Minggu

Warteg Sahabat Satu-Satunya Warteg Milenial di Kota Malang dengan Wifi

Warteg Sahabat Menawarkan Warteg Gaya Milenial untuk Kota Malang dan Sekitarnya

Republik Bahari Mengepakan Sayap Warteg ala Café di Cilandak Jakarta Selatan

Promo Gila Gilaan Di Grand Opening Rodjo Duren Cirendeu.

Pelanggan Warteg di Bekasi dan Bogor Kecewa, Menu Jengkol Hilang

KOWARTAMI Membuka Lagi Gerai Warteg Republik Bahari ke-5 di MABES Jakarta Barat

Ternyata Nasi Padang Ada yang Harganya Lebih Murah dari Warteg, Apa benar ?

Menikmati Menu Smoothies Buah Naga Di Laloma Cafe Majalengka 

Ternyata Tidak Jauh Dari Jakarta, Harga Nasi Padang Per Porsinya Rp 120 Ribu

Ketika Pedagang Warteg Menanyakan Syarat Mendapatkan Satu Juta Kuota Sertifikasi Halal Gratis

Warteg Republik Bahari Di Bawah Kowartami Mulai Berkibar Di Penghujung Pandemi

Curhat Pemilik Warung Seafood Bekasi Ketika Omsetnya Belum Beranjak Naik

Trending Di Twitter, Ternyata Mixue Belum Mendapat Sertifikat Halal Dari BPJPH Kementerian Agama

Megenal Lebih Dekat Apapun Makanannya Teh Botol Sosro Minumannya, Cikal Bakalnya Dari Tegal

Kowartami  Resmikan  Warteg  Republik  Bahari Cabang Ke-4 Di Salemba Jakarta Pusat

Natal Di Jepang, Kentucky Fried Chicken (KFC) Salah Satu Makanan Favorit

Pedagang Warteg Semakin Sulit Harga Beras Naik

Yabie Cafe Tempat Bersantai Kekinian di Kranji Bekasi

Nongkrong Sambil Mencicip Surabi dengan Beragam Topping di Bandung

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *