Jakarta, Kowantaranews.com — Perang besar di Timur Tengah kini memasuki babak baru yang semakin tidak terkendali. Tepat pada hari ke-100 sejak meletusnya konflik bersenjata pada 28 Februari 2026, militer Israel secara mengejutkan melancarkan serangan udara langsung ke kompleks industri petrokimia strategis di barat daya Iran pada Senin (8/6/2026) pagi. Langkah ofensif ini menandai pengabaian total Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terhadap seruan langsung dan tekanan diplomatik dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang sebelumnya secara eksplisit mendesak Tel Aviv untuk menahan diri.
Serangan fajar yang diluncurkan oleh jet-jet tempur Angkatan Udara Israel tersebut menyasar sasaran sensitif, yakni Karun Petrochemical Company yang berada di dalam kompleks petrokimia Mahshahr, Provinsi Khuzestan. Deputi Gubernur Khuzestan Bidang Keamanan, Valiollah Hayati, membenarkan bahwa hantaman proyektil Israel telah merusak sebagian fasilitas industri vital tersebut. Meskipun demikian, berkat tindakan cepat berupa evakuasi darurat terhadap seluruh pekerja shift pagi di kota pelabuhan Bandar-e Mahshahr, tidak ada korban luka maupun jiwa yang dilaporkan dalam insiden ini. Serangan ini tercatat sebagai kali kelima lini produksi di kompleks Mahshahr menjadi sasaran gempuran sejak perang dimulai, sekaligus menjadi hantaman pertama terhadap infrastruktur energi Iran sejak kesepakatan gencatan senjata dicapai pada 8 April 2026.
Baku serang yang kian membara ini mengekspos keretakan mendalam dalam hubungan patron-proksi antara Washington dan Tel Aviv. Hanya beberapa jam sebelum jet tempur Israel lepas landas, Presiden Donald Trump sempat menghubungi Netanyahu melalui saluran telepon selama kurang dari 30 menit dari klub golf pribadinya di Bedminster, New Jersey. Dalam pembicaraan tersebut, Trump berupaya meyakinkan Netanyahu bahwa Washington dan Teheran sudah sangat dekat untuk mencapai kesepakatan damai yang komprehensif, dan meminta Israel untuk tidak melakukan tindakan provokatif. Trump bahkan sempat sesumbar kepada media Financial Times bahwa dirinya memegang kendali penuh atas arah kebijakan dan keputusan strategis perang, dengan menyatakan bahwa Netanyahu tidak menentukan keputusan apa pun.
Namun, keputusan sepihak Israel untuk tetap membombardir Mahshahr membuktikan bahwa kendali Trump atas Netanyahu kian pudar. Duta Besar Israel untuk AS, Yechiel Leiter, mempertegas pembangkangan tersebut melalui pernyataannya di platform media sosial X. Leiter menegaskan bahwa Israel tidak akan tinggal diam setelah Iran menembakkan rudal balistik ke wilayahnya, dengan menulis bahwa tidak ada negara berdaulat di dunia yang akan menoleransi serangan semacam itu.
Konfrontasi bersenjata pada hari ke-100 ini dipicu oleh eskalasi berdarah pada hari Minggu (7/6/2026), ketika serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut (Dahieh), Lebanon, menewaskan sedikitnya dua warga sipil dan melukai 11 lainnya. Sebagai balasan instan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) segera mengaktifkan “Operasi Nasr” (Operasi Kemenangan). Menggunakan kata sandi “Ya Heydar Karrar”, divisi kedirgantaraan IRGC meluncurkan sekitar 11 hingga 30 rudal balistik strategis yang menargetkan pusat-pusat operasional militer udara Israel, termasuk Pangkalan Udara Nevatim di Gurun Negev, Tel Nof di Israel tengah, serta Ramat David di dekat Nazareth. Di saat yang sama, kelompok Houthi dari Yaman turut memperluas jangkauan konflik dengan menembakkan rudal balistik ke arah Jaffa dan wilayah Tel Aviv.
Runtuhnya gencatan senjata ini seketika mengirimkan gelombang kejut ke pasar komoditas global. Pada perdagangan Senin pagi, harga minyak mentah dunia melonjak dramatis hingga lebih dari US$ 4 per barel. Minyak mentah Brent meroket 4,47% hingga menembus US$ 97,15 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) melonjak 4,50% ke level US$ 94,61 per barel. Kenaikan harga energi yang ekstrem ini menghapus seluruh penurunan harga pada akhir pekan sebelumnya, sekaligus memupus harapan pelaku pasar atas pembukaan kembali Selat Hormuz yang saat ini masih lumpuh akibat blokade ketat pertikaian kedua belah pihak.
Di dalam negeri AS, posisi politik Trump kian terjepit dan berada di bawah tekanan hebat. Pada Rabu (3/6/2026), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS meloloskan resolusi Kekuatan Perang (War Powers Resolution) dengan suara tipis 215-208, memaksa presiden untuk segera menghentikan keterlibatan militer AS di Iran. Berdasarkan jajak pendapat Economist/YouGov terbaru, tingkat ketidakpuasan publik terhadap kinerja Trump juga telah menyentuh rekor tertinggi 61%, dipicu oleh kemarahan masyarakat atas lonjakan harga bahan bakar dan kebutuhan pokok akibat perang tanpa akhir ini. Di tengah badai oposisi domestik dan penolakan mentah-mentah dari sekutu terdekatnya, Donald Trump kini harus menghadapi kenyataan pahit bahwa strategi perang dan diplomasinya di Timur Tengah berada di ambang kegagalan total. By Mukroni
- Berita Terkait :
Diplomasi Islamabad: Menakar Peluang Perdamaian Permanen AS-Iran
Islamabad Accord: AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata 2 Minggu dan Pembukaan Selat Hormuz
Pembersihan Massal di Pentagon: 13 Perwira Tinggi Militer AS Dicopot di Era Trump
Pakar Hukum Internasional AS: Serangan ke Iran Langgar Piagam PBB dan Berpotensi Kejahatan Perang
Gugur Demi Perdamaian Dunia, Tiga Prajurit TNI Terima Penghormatan Tertinggi di Bandara Beirut
Jutaan Massa Padati Aksi ‘No Kings’ di AS dan Eropa, Bruce Springsteen Pimpin Protes di Minnesota
Iran Tolak Rencana Damai 15 Poin AS, Ajukan Syarat Kontrol Mutlak Selat Hormuz
“Iran Bukan Ancaman Langsung”: Joe Kent Mundur dan Tuduh Trump Tertekan Lobi Israel
Misteri Kematian Jurnalis Prancis Pro-Palestina Marine Vlahovic saat Investigasi Genosida Gaza
Indonesia Bakal Jadi Negara Pertama yang Kirim Pasukan Asing ke Gaza dalam Misi ISF
497 Serangan Israel Pasca-Gencatan Senjata, PBB Bentuk Pasukan Stabilisasi Internasional
Israel Veto Indonesia-Turki, Pasukan Perdamaian PBB untuk Gaza Terancam Batal
Kesepakatan Perdamaian Gaza Tahap Pertama: Langkah Awal Menuju Gencatan Senjata
Trump vs. Thunberg: Pertukaran Sindiran Terkait Insiden Flotilla Gaza
Kronologi Diplomasi Gaza: Negosiasi Perdamaian 5-6 Oktober 2025 di Mesir
Hamas di Persimpangan: Terima Proposal Damai Trump atau Hadapi Dukungan AS untuk Serangan Israel
Pencegatan Global Sumud Flotilla dan Deportasi Greta Thunberg: Krisis Kemanusiaan Gaza Memanas
Tsunami Politik Barat: Dari Benteng Israel ke Pelukan Palestina
Guncangan Diplomatik: Inggris, Australia, Kanada Akui Palestina, Israel Murka!
Hannah Einbinder Memisahkan Identitas Yahudi dari Negara Israel dalam Pidato Emmy: ‘Free Palestine’
AS vs PBB: Larangan Visa Palestina Picu Pemindahan Sidang ke Jenewa
Mustafa Bargouti Peringatkan Indonesia: Menerima Pengungsi Palestina adalah Tipu Daya Israel
Kelaparan Gaza: Bencana Akibat Pendudukan Israel atau Diamnya Barat?
Krisis Kemanusiaan di Gaza: Kondisi Terkini dan Langkah Menuju Perdamaian
Pembantaian Tengah Malam-Sahur: Israel Hancurkan Gaza, Darah Anak-Anak Banjiri Jalanan!
DRAMA GAZA: TRUMP BERBALIK ARAH – DARI ANCAMAN PENGUSIRAN HINGGA DIPLOMASI YANG TAK PASTI
Gaza di Ambang Bencana: Kelaparan Massal Mengintai Akibat Blokade Israel yang Kejam
Dibungkam! Aktivis Cerdas Columbia Diculik dalam Serangan terhadap Demokrasi
Mantan Jurnalis BBC Jadi Finalis Miss Universe Great Britain untuk Advokasi Gaza
Liga Arab Dukung Rencana Rekonstruksi Gaza oleh Mesir, Tantang Proposal Trump
Gencatan Senjata Hancur, Gaza Menjerit dalam Lorong Kegelapan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Solusi Nutrisi dan Kebersamaan di Sekolah
Liang Wenfeng: Jenius AI China yang Mengguncang Dunia dan Mengancam Hegemoni Teknologi AS
DOSA DAN BANJIR DAHSYAT: KETIKA NEGERI MAKMUR TENGGELAM DAN HUTAN MANGROVE BANGKIT!
Mangrove, Benteng Gaib Penahan Tsunami dan Penyelamat Umat Manusia
MANGROVE: POHON SAKTI PENJAGA BUMI DARI AMUKAN LAUTAN!
Mangrove: Pohon Ajaib yang Menyembuhkan Bumi dan Mengenyangkan Perut Manusia
Serai Wangi: Pahlawan Tak Terduga untuk Lingkungan yang Terluka!
Mangrove Indonesia: Lumbung Karbon Terbesar yang Menyelamatkan Planet!
Krisis Sputnik Baru: Deepseek Mengancam Hegemoni Teknologi Amerika
Laut Terkunci: Pagar Bambu yang Mengurung Masa Depan Nelayan
Isra Miraj: Langkah Kosmik Menuju Harmoni Multikultural
Retakan Tanah Mengintai: Perlombaan Melawan Waktu di Tengah Ancaman Longsor Pekalongan
Di Balik Obsesi Swasembada Pangan: Lingkungan dan Masyarakat yang Terlupakan
Makan Bergizi Gratis Ngebut! 82,9 Juta Pelajar Siap Disantuni di 2025!
Kemiskinan Menyusut, Tapi Jurang Kesenjangan Kian Menganga!
Jeritan Nelayan: Terjebak di Balik Tembok Laut, Rezeki Kian Terkikis
Menimbang Makna di Balik Perayaan Tahun Baru
Insiden di Mahkamah Internasional: Pengacara Israel Disebut ‘Pembohong’ oleh Pengamat Selama Sidang
Raja Saudi Salman Dirawat karena Radang Paru-paru di Istana Al Salam
Helikopter dalam Konvoi yang Membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi Jatuh di Azerbaijan Timur
JPMorgan Chase Tarik Investasi dari Elbit Systems di Tengah Tekanan Kampanye Boikot
76 Tahun Nakba: Peringatan Sejarah dan Bencana yang Berkepanjangan di Gaza
Hakim Kanada Tolak Pembubaran Demo Pro-Palestina di Universitas McGill
Blokade Bantuan ke Gaza: Protes, Krisis Kelaparan, dan Konsekuensi Global
Netanyahu Tegaskan Israel Bukan “Negara Bawahan” AS di Tengah Ketegangan dengan Biden
Mayor Angkatan Darat AS Mengundurkan Diri untuk Memprotes Dukungan Amerika terhadap Israel di Gaza
Enam Sekutu Amerika Serikat Dukung Keanggotaan Penuh Palestina di PBB
Jeremy Corbyn di Rafah: ” Kisah Horor dan Harapan di Gaza: Panggilan untuk Keadilan dan Perdamaian”
Antony Blinken Mengecam Klaim Israel: Keadilan dan Kemanusiaan dalam Konflik Gaza
Mayoritas Warga Kanada Mendukung Protes di Kampus Universitas Menurut Jajak Pendapat Terbaru
Raja Denmark Mengibarkan Bendera Palestina: Solidaritas Global Menguat Setelah Badai Al-Aqsa
Gary Lineker: Tidak Bisa Diam Mengenai Konflik Gaza dan Kritik Terhadap Tindakan Israel
Kekuatan Opini Publik: Kim Kardashian dan Dampak #Blockout2024 Pro-Palestina
Perspektif Kritis Randa Jarrar: Hillary Clinton dalam Kacamata Seorang Profesor Studi Timur Tengah
Peringatan Raja Spanyol Felipe VI: Eskalasi Kekerasan di Gaza dan Panggilan untuk Aksi Global
Perayaan Cinta dan Solidaritas: Pengantin di Montreal Mengekspresikan Dukungan untuk Palestina
Bisan Owda dan AJ+ Raih Penghargaan Peabody atas Liputan Gaza
Grace Blakeley Mendorong Sanksi terhadap Israel dalam Debat BBC Question Time
Insiden Pelecehan Verbal di Arizona State University: Staf Pro-Israel Diberhentikan
Respon Defiant Israel Menyusul Peringatan Biden tentang Serangan Rafah
Dinamika Hubungan India-Israel di Bawah Pemerintahan Narendra Modi
Himne Macklemore untuk Perdamaian dan Keadilan: “Solidaritas Diam”
Tujuan Israel Menolak Gencatan Senjata dengan Hamas dan Melancarkan Operasi di Rafah
Mahasiswa Inggris Protes untuk Palestina: Aksi Pendudukan di Lima Universitas Terkemuka
Solidaritas Pelajar di MIT: Dukungan untuk Gaza dan Perlawanan Terhadap Perintah Polisi
Senator Partai Republik Ancam ICC: ‘Targetkan Israel dan Kami Akan Menargetkan Anda’
Pembelotan Massal dan Ketegangan Internal: Pasukan Israel Menolak Perintah di Gaza
Israel Menutup Kantor Al Jazeera
Ketegangan di Upacara Pembukaan Universitas Michigan: Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Dikeluarkan
Ketegangan Internal dan Eksternal: Keputusan Kontroversial Menutup Saluran Al Jazeera di Israel
Situasi Tegang: Demonstrasi di Institut Seni Chicago Berakhir dengan Puluhan Orang Ditangkap
Platform Pittsburgh: Peran Pentingnya dalam Gerakan Reformasi Amerika dalam Yudaisme
Deklarasi Balfour dan Peran Walter Rothschild: Sebuah Tinjauan
Pelukan Islam Shaun King dan Dukungannya terhadap Palestina: Kisah Perubahan dan Aktivisme
Trinidad dan Tobago Resmi Mengakui Negara Palestina: Tinjauan Keputusan dan Implikasinya
Kolombia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Israel karena Dugaan Genosida di Gaza
Kontroversi Video Rashida Tlaib: Pertahanan Pro-Palestina di Tengah Keretakan Demokrat Michigan
Kontroversi Terkait Protes Mahasiswa di AS: Antara Anti-Semitisme dan Anti-Perang
Konfrontasi di Kampus: Mahasiswa Universitas Columbia Berjuang Demi Solidaritas dengan Palestina
Robert Reich Membela Mahasiswa yang Memprotes Perang Israel di Gaza di Kampus-kampus Amerika
Perjuangan Mahasiswa Amerika: Solidaritas dengan Palestina Melawan Represi dan Kekerasan
Protes Mahasiswa Pro-Palestina di Washington Tetap Berlanjut Meski Ditekan Pemerintah
Keyakinan Nahamanides dalam Realitas Surga dan Lokasi Taman Eden Dekat Garis Katulistiwa
Konsep Bumi sebagai Pusat Alam Semesta dalam Divine Comedy Dante
Thomas Aquinas: Pemikiran tentang Surga, Khatulistiwa, dan Taman Eden dalam Summa Theologica
Neturei Karta: Sekte Yahudi Anti-Zionis yang Menolak Negara Israel Berdasarkan Keyakinan Eskatologis
Neturei Karta: Sekte Yahudi Anti-Zionis yang Menolak Negara Israel

