• Kam. Jun 11th, 2026

KowantaraNews

Jejak Warteg Warisan Lumbung Mataram, Semangat Sultan Agung dan Diplomasi Kyai Rangga

Waspada El Niño Aktif hingga Awal 2027: BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Kering dan Panjang

ByAdmin

Jun 11, 2026
Ilustrasi. Sejumlah lembaga meteorologi dunia memprediksi kemungkinan kemunculan La Nina usai fenomena El Nino berakhir. (Foto: dok Earthdata NASA)
Sharing is caring

Jakarta, Kowantaranews.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan serius bagi seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Indonesia. Berdasarkan hasil analisis atmosfer terbaru, fenomena iklim global El Niño diproyeksikan segera aktif mulai pertengahan tahun 2026 dan diperkirakan terus bertahan hingga awal tahun 2027. Kondisi ini memicu kekhawatiran karena akan membuat musim kemarau di tanah air berlangsung jauh lebih kering dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan kondisi normal rata-rata.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengimbau pemerintah pusat dan daerah segera merumuskan langkah mitigasi yang komprehensif, terutama pada sektor-sektor yang sangat sensitif terhadap perubahan cuaca seperti pangan, sumber daya air, energi, kehutanan, dan kesehatan. Menurut penjelasan Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, peluang El Niño kali ini mencapai kategori moderat sebesar 98 persen, sedangkan peluang untuk menguat hingga masuk dalam kategori intensitas kuat berada pada angka 62 persen.

Anomali Suhu dan Karakteristik Kemarau 2026

Hingga akhir Mei 2026, data pemantauan BMKG di Samudra Pasifik menunjukkan nilai anomali suhu muka laut yang melampaui ambang batas netral selama lima dasarian berturut-turut, dengan nilai positif mencapai 1,0 derajat Celsius. Sementara itu, di Samudra Hindia, indeks Indian Ocean Dipole (IOD) tercatat sebesar minus 0,56. Kondisi dinamika laut dan atmosfer ini mempercepat transisi wilayah Indonesia menuju fase kering ekstrem.

Meskipun diproyeksikan lebih kering dari rata-rata klimatologis 30 tahun terakhir, BMKG meluruskan spekulasi publik mengenai ancaman “Super El Niño” atau “El Niño Godzilla”. Intensitas El Niño pada tahun 2026 ini diperkirakan berada pada level moderat hingga kuat, dan tidak se-ekstrem peristiwa serupa pada tahun 1997 atau 2015. Kendati demikian, kewaspadaan tinggi tetap harus dijaga karena curah hujan kumulatif di 482 Zona Musim (ZOM)—yang mencakup sekitar 56,18 persen wilayah daratan Indonesia—diprediksi berada di bawah kondisi normal. Lebih lanjut, sekitar 437 ZOM atau 48,77 persen wilayah daratan Indonesia akan mengalami musim kemarau dengan durasi yang lebih panjang dari biasanya.

Peta Puncak Kemarau di Indonesia

Berdasarkan rilis resmi BMKG, puncak musim kemarau akan bergulir secara bertahap di seluruh wilayah Indonesia:

  • Juli 2026: Puncak kemarau diperkirakan mulai terjadi di 83 ZOM (12,26 persen daratan), mencakup sebagian Sumatra, sebagian kecil Kalimantan dan Jawa, NTT bagian selatan, Sulawesi Barat bagian utara, Sulawesi Tengah bagian barat, sebagian Maluku, serta bagian barat Papua.
  • Agustus 2026: Bulan ini akan menjadi periode paling kering di mana puncak kemarau meluas ke 369 ZOM (48,84 persen daratan), menyelimuti Sumatra bagian tengah, sebagian besar Jawa, Bali, NTB, sebagian NTT, sebagian besar Kalimantan, sebagian Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan sebagian besar Papua.
  • September 2026: Puncak kemarau berlanjut di 169 ZOM (25,41 persen daratan), meliputi Kepulauan Bangka Belitung, Sumatra Selatan, Lampung, sebagian kecil Jawa, sebagian besar NTT, Kalimantan bagian selatan, sebagian besar Sulawesi, Maluku Utara, dan Papua Pegunungan.

Sejumlah daerah seperti DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan sebagian besar Bali serta Nusa Tenggara diprediksi mengalami awal musim kemarau yang datang lebih cepat daripada kondisi normalnya.

Sinergi Antisipasi Sektor Pangan dan Pertanian

Menyikapi ancaman kekeringan ini, Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bergerak cepat menerapkan lima strategi mitigasi kekeringan di lapangan guna mengamankan swasembada pangan nasional. Langkah krusial ini berfokus pada percepatan tindakan selama periode kritis kemarau.

Adapun kelima strategi Kementan tersebut meliputi:

  1. Melakukan pemetaan komprehensif wilayah rawan kekeringan dan memperkuat sistem peringatan dini bencana pertanian.
  2. Mengoptimalkan pengelolaan sumber daya air pertanian melalui rehabilitasi jaringan irigasi, pembuatan embung, serta optimalisasi teknologi pompanisasi—termasuk penyediaan sumur bor dangkal maupun dalam. Kementan sendiri telah mengoptimalkan sebanyak 80.158 unit pompa air di berbagai daerah sentra.
  3. Mempercepat jadwal tanam di wilayah yang masih memiliki cadangan air memadai.
  4. Mendorong petani untuk menggunakan benih padi varietas unggul yang adaptif dan tahan terhadap cekaman kekeringan, seperti varietas Inpago 8 dan Inpari 42. Varietas Inpago 8, misalnya, dikenal memiliki toleransi tinggi pada kondisi minim air dengan potensi hasil panen optimal.
  5. Mengoptimalkan pemanfaatan lahan rawa dan percepatan cetak sawah.

Untuk menenangkan pasar dan masyarakat, Kementan mengonfirmasi bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini berada dalam kondisi sangat aman, yakni mencapai 5 juta ton, angka tertinggi dalam sejarah cadangan beras nasional.

Manajemen Infrastruktur Air dan Pencegahan Karhutla

Mitigasi di sektor sumber daya air juga menjadi fokus utama Kementerian Pekerjaan Umum yang dipimpin oleh Menteri PU Dody Hanggodo. Kementerian PU menerapkan enam strategi besar untuk menjaga keandalan tampungan air nasional, yaitu optimalisasi operasi tampungan air, penguatan jaringan irigasi untuk menekan kehilangan debit air, peningkatan kesiapan sarana prasarana darurat, penyesuaian pola tanam berbasis ketersediaan air riil, percepatan pembangunan infrastruktur SDA (bendungan dan saluran irigasi), serta optimalisasi fungsi bangunan air di seluruh wilayah terdampak. Infrastruktur strategis seperti Waduk Gajah Mungkur telah dipastikan kesiapannya untuk menjaga kelancaran distribusi air irigasi pertanian selama kemarau panjang ini.

Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di bawah arahan Kepala Letjen TNI Dr. Suharyanto meningkatkan kewaspadaan penuh terhadap ancaman bencana hidrometeorologi kering, khususnya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Wilayah Sumatra dan Kalimantan menjadi fokus pengawasan ketat mengingat sebaran titik panas (hotspot) nasional yang menunjukkan tren peningkatan.

Sebagai langkah preventif, BNPB bekerja sama dengan BMKG dan TNI Angkatan Udara telah menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Di Provinsi Jambi, misalnya, operasi penyemaian awan menggunakan bahan baku garam (NaCl) dilakukan secara intensif untuk membasahi lahan gambut yang rentan mengering. Upaya pembasahan dini (rewetting) ini terbukti efektif memicu hujan lokal di beberapa kabupaten rawan guna mencegah potensi timbulnya titik api sejak awal.

Tata Ulang 27 Ribu Dapur SPPG, Kepala BGN Ambil Langkah Moratorium Terbuka

Antisipasi Krisis Air Bersih di Perkotaan

Kekeringan juga mengancam wilayah padat penduduk seperti DKI Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup hemat air secara disiplin serta melarang aktivitas pembakaran sampah terbuka guna menghindari risiko kebakaran lingkungan. BPBD DKI Jakarta bersama PAM Jaya telah menyiagakan mobil tangki air bersih dan tandon air portable untuk didistribusikan secara cepat ke pemukiman warga yang mulai mengalami penurunan pasokan air bersih.

Dengan persiapan yang matang, koordinasi lintas sektor, serta pemanfaatan data iklim yang akurat dari BMKG, Indonesia diharapkan mampu melewati tantangan kemarau panjang 2026 dengan risiko minimal, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan nasional. By Mukroni

  • Berita Terkait :

Tata Ulang 27 Ribu Dapur SPPG, Kepala BGN Ambil Langkah Moratorium Terbuka

Resmi Dirombak, Nanik S. Deyang Kini Pimpin Badan Gizi Nasional Gantikan Dadan Hindayana

IDUL ADHA 1447 H: HARMONI EKOTEOLOGI DI ISTIQLAL DAN DIPLOMASI KENEGARAAN PRABOWO DI PARIS

Komnas HAM Temukan Program Makan Bergizi Gratis di Wilayah 3T Sanggau Belum Optimal

Atasi Darurat Sampah, Pemprov Jakarta Siapkan Insentif Keuangan Bagi Sektor Usaha dan Warga

Buntut Keracunan Massal Cakung, SPPG Pulogebang Terbongkar Belum Kantongi Sertifikat SLHS

Target 2028: Indonesia Kejar Pembangunan 33 Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Senilai Rp 89 Triliun

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Deklarasikan Gerakan “Jaga Jakarta Bersih” di Rasuna Said

Dudung Abdurachman Endus Celah Korupsi Program MBG: Dari Jual Beli Titik hingga Paradoks Insentif

Ikan Sapu-sapu: Dari “Janitor” Akuarium Menjadi Alarm Kerusakan Ekosistem Ciliwung

Perang Narasi Banjir Palembang: Pejabat Pemkot Digugat Akibat Komentar Agresif di Media Sosial

Panas Ekstrem: Pengganda Risiko Utama yang Mengancam Ketahanan Pangan Dunia

Paradoks Bio-Kedaulatan: Dilema Ketahanan Energi dan Ancaman Krisis Pangan Indonesia

Ancaman Ganda di Lumbung Pangan: Geopolitik Timur Tengah dan ‘El Niño Godzilla’ 2026

BGN Tegaskan Makan Bergizi Gratis Bukan Proyek Bisnis: Fokus Cerdaskan Anak, Bukan Pamer Pendapatan

Swasembada di Tengah Krisis: Strategi Indonesia Menghadapi ‘Dosa Ekologis’ dan Gejolak Pangan Global

Misteri Kematian Jurnalis Prancis Pro-Palestina Marine Vlahovic saat Investigasi Genosida Gaza

Indonesia Bakal Jadi Negara Pertama yang Kirim Pasukan Asing ke Gaza dalam Misi ISF

497 Serangan Israel Pasca-Gencatan Senjata, PBB Bentuk Pasukan Stabilisasi Internasional

Israel Veto Indonesia-Turki, Pasukan Perdamaian PBB untuk Gaza Terancam Batal

Kesepakatan Perdamaian Gaza Tahap Pertama: Langkah Awal Menuju Gencatan Senjata

Trump vs. Thunberg: Pertukaran Sindiran Terkait Insiden Flotilla Gaza

Kronologi Diplomasi Gaza: Negosiasi Perdamaian 5-6 Oktober 2025 di Mesir

Dari Iklim ke Gaza: Israel Culik Greta, Paksa Cium Bendera – Tuduhan Dehidrasi dan Pemukulan Mengguncang Dunia

Hamas di Persimpangan: Terima Proposal Damai Trump atau Hadapi Dukungan AS untuk Serangan Israel

Pencegatan Global Sumud Flotilla dan Deportasi Greta Thunberg: Krisis Kemanusiaan Gaza Memanas

Gencatan Senjata 2025 Runtuh: Israel Serang Qatar, Gaza City Terancam, Abraham Accords di Ujung Tanduk

Tsunami Politik Barat: Dari Benteng Israel ke Pelukan Palestina

Guncangan Diplomatik: Inggris, Australia, Kanada Akui Palestina, Israel Murka!

Hannah Einbinder Memisahkan Identitas Yahudi dari Negara Israel dalam Pidato Emmy: ‘Free Palestine’

Greta Thunberg Tantang Blokade Israel: Armada Bantuan Gaza Tiba di Tunisia di Tengah Ultimatum Trump dan Pembantaian Jurnalis

AS vs PBB: Larangan Visa Palestina Picu Pemindahan Sidang ke Jenewa

Perundingan Gencatan Senjata Israel-Hamas: Krisis Kemanusiaan Memburuk di Tengah Jalan Buntu Diplomasi

Mustafa Bargouti Peringatkan Indonesia: Menerima Pengungsi Palestina adalah Tipu Daya Israel

Kelaparan Gaza: Bencana Akibat Pendudukan Israel atau Diamnya Barat?

Krisis Kemanusiaan di Gaza: Kondisi Terkini dan Langkah Menuju Perdamaian

Pembantaian Tengah Malam-Sahur: Israel Hancurkan Gaza, Darah Anak-Anak Banjiri Jalanan!

DRAMA GAZA: TRUMP BERBALIK ARAH – DARI ANCAMAN PENGUSIRAN HINGGA DIPLOMASI YANG TAK PASTI

Gaza di Ambang Bencana: Kelaparan Massal Mengintai Akibat Blokade Israel yang Kejam

Dibungkam! Aktivis Cerdas Columbia Diculik dalam Serangan terhadap Demokrasi

Mantan Jurnalis BBC Jadi Finalis Miss Universe Great Britain untuk Advokasi Gaza

Liga Arab Dukung Rencana Rekonstruksi Gaza oleh Mesir, Tantang Proposal Trump

Gencatan Senjata Hancur, Gaza Menjerit dalam Lorong Kegelapan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Solusi Nutrisi dan Kebersamaan di Sekolah

Liang Wenfeng: Jenius AI China yang Mengguncang Dunia dan Mengancam Hegemoni Teknologi AS

DOSA DAN BANJIR DAHSYAT: KETIKA NEGERI MAKMUR TENGGELAM DAN HUTAN MANGROVE BANGKIT!

Mangrove, Benteng Gaib Penahan Tsunami dan Penyelamat Umat Manusia

MANGROVE: POHON SAKTI PENJAGA BUMI DARI AMUKAN LAUTAN!

Mangrove: Pohon Ajaib yang Menyembuhkan Bumi dan Mengenyangkan Perut Manusia

Serai Wangi: Pahlawan Tak Terduga untuk Lingkungan yang Terluka!

Mangrove Indonesia: Lumbung Karbon Terbesar yang Menyelamatkan Planet!

Krisis Sputnik Baru: Deepseek Mengancam Hegemoni Teknologi Amerika

Laut Terkunci: Pagar Bambu yang Mengurung Masa Depan Nelayan

Isra Miraj: Langkah Kosmik Menuju Harmoni Multikultural

Retakan Tanah Mengintai: Perlombaan Melawan Waktu di Tengah Ancaman Longsor Pekalongan

Di Balik Obsesi Swasembada Pangan: Lingkungan dan Masyarakat yang Terlupakan

Makan Bergizi Gratis Ngebut! 82,9 Juta Pelajar Siap Disantuni di 2025!

Kemiskinan Menyusut, Tapi Jurang Kesenjangan Kian Menganga!

Jeritan Nelayan: Terjebak di Balik Tembok Laut, Rezeki Kian Terkikis

Menimbang Makna di Balik Perayaan Tahun Baru

Insiden di Mahkamah Internasional: Pengacara Israel Disebut ‘Pembohong’ oleh Pengamat Selama Sidang

Raja Saudi Salman Dirawat karena Radang Paru-paru di Istana Al Salam

Helikopter dalam Konvoi yang Membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi Jatuh di Azerbaijan Timur

JPMorgan Chase Tarik Investasi dari Elbit Systems di Tengah Tekanan Kampanye Boikot

76 Tahun Nakba: Peringatan Sejarah dan Bencana yang Berkepanjangan di Gaza

Afrika Selatan Menuduh Israel Lakukan Genosida di Gaza di Hadapan Mahkamah Internasional, ini Alasan Adila Hassim

Kontroversi Nat Schwartz: Penyelidikan The New York Times tentang Kekerasan Seksual oleh Hamas dan Implikasinya

Pengarahan Jaksa ICC Karim AA Khan KC kepada Dewan Keamanan PBB mengenai Situasi di Libya: Laporan dan Peta Jalan Menuju Keadilan Berdasarkan Resolusi 1970 (2011)

Hakim Kanada Tolak Pembubaran Demo Pro-Palestina di Universitas McGill

Prof. Jeffrey Sachs: Kebijakan Luar Negeri AS Bertentangan dengan Kepentingan Rakyat dan Didasarkan pada Kebohongan Berkelanjutan

Blokade Bantuan ke Gaza: Protes, Krisis Kelaparan, dan Konsekuensi Global

Netanyahu Tegaskan Israel Bukan “Negara Bawahan” AS di Tengah Ketegangan dengan Biden

Thomas Piketty: Barat Harus Memberikan Sanksi kepada Israel Jika Benar-Benar Mendukung Solusi Dua Negara

Mayor Angkatan Darat AS Mengundurkan Diri untuk Memprotes Dukungan Amerika terhadap Israel di Gaza

Enam Sekutu Amerika Serikat  Dukung Keanggotaan Penuh Palestina di PBB

Paul Newman tentang Kebenaran dan Politik Luar Negeri Amerika: “Menciptakan Musuh untuk Membenarkan Perang”

Jeremy Corbyn di Rafah: ” Kisah Horor dan Harapan di Gaza: Panggilan untuk Keadilan dan Perdamaian”

Antony Blinken Mengecam Klaim Israel: Keadilan dan Kemanusiaan dalam Konflik Gaza

Trinity College Cambridge Memutuskan Divestasi dari Perusahaan Senjata Setelah Terungkapnya Investasi Kontroversial

Mayoritas Warga Kanada Mendukung Protes di Kampus Universitas Menurut Jajak Pendapat Terbaru

Raja Denmark Mengibarkan Bendera Palestina: Solidaritas Global Menguat Setelah Badai Al-Aqsa

Gary Lineker: Tidak Bisa Diam Mengenai Konflik Gaza dan Kritik Terhadap Tindakan Israel

Kekuatan Opini Publik: Kim Kardashian dan Dampak #Blockout2024 Pro-Palestina

Munafik atau Ketidakadilan? Politisi Belgia Kritik Keputusan Kontes Lagu Eurovision terkait Israel dan Palestina

Perspektif Kritis Randa Jarrar: Hillary Clinton dalam Kacamata Seorang Profesor Studi Timur Tengah

Peringatan Raja Spanyol Felipe VI: Eskalasi Kekerasan di Gaza dan Panggilan untuk Aksi Global

Jejak Sejarah Esau: Perjalanan di Pegunungan Bani Yas’in dari Bani Jawa dalam Kitab Tarikh Ibnu Khaldun

Perayaan Cinta dan Solidaritas: Pengantin di Montreal Mengekspresikan Dukungan untuk Palestina

Tabassum Menerima Tepuk Tangan Meriah atas Pidato Perpisahan di USC: Perlawanannya Terhadap Genosida Disambut Hangat

Bisan Owda dan AJ+ Raih Penghargaan Peabody atas Liputan Gaza

Grace Blakeley Mendorong Sanksi terhadap Israel dalam Debat BBC Question Time

Insiden Pelecehan Verbal di Arizona State University: Staf Pro-Israel Diberhentikan

Seruan Menteri Luar Negeri Afrika Selatan untuk Penangkapan ICC terhadap PM Israel Netanyahu: Kontroversi dan Implikasi Internasional

Respon Defiant Israel Menyusul Peringatan Biden tentang Serangan Rafah

Greta Thunberg Aktivis Iklim Bergabung dalam Protes Ribuan Massa di Eurovision 2024 Malmo: Penolakan Partisipasi Israel dalam Kontes Lagu

Dinamika Hubungan India-Israel di Bawah Pemerintahan Narendra Modi

Kontroversi Penyensoran di YouTube: Tuduhan Terhadap Penyensoran Lagu Pro-Palestina Macklemore, ‘Hind’s Hall’

Kontroversi dan Pertanyaan Etis: Investigasi Independen Terhadap Publikasi Artikel dalam New York Times

Himne Macklemore untuk Perdamaian dan Keadilan: “Solidaritas Diam”

Persemakmuran Bahama Mengakui Palestina Sebagai Negara, Mengukuhkan Komitmen pada Hak Asasi Manusia dan Penentuan Nasib Sendiri

Persemakmuran Bahama Mengakui Palestina Sebagai Negara, Mengukuhkan Komitmen pada Hak Asasi Manusia dan Penentuan Nasib Sendiri

Sekretaris Jenderal PBB Memperingatkan Terhadap Invasi Israel di Rafah dan Potensi Bencana Kemanusiaan

Permintaan Pengacara Belanda kepada ICC untuk Surat Perintah Penangkapan Netanyahu dan Pejabat Israel

Tujuan  Israel Menolak Gencatan Senjata dengan Hamas dan Melancarkan Operasi di Rafah

Mahasiswa Inggris Protes untuk Palestina: Aksi Pendudukan di Lima Universitas Terkemuka

Solidaritas Pelajar di MIT: Dukungan untuk Gaza dan Perlawanan Terhadap Perintah Polisi

Muslim Muhammadiyah Salurkan Donasi Rp 15 Miliar untuk Palestina: Upaya Mendukung Dalam Krisis dan Pemberdayaan Ekonomi

Proposal Gencatan Senjata Hamas Diterima Meski Israel Menolak, Pasukan Israel Lanjutkan Operasi Militer di Rafah

Senator Partai Republik Ancam ICC: ‘Targetkan Israel dan Kami Akan Menargetkan Anda’

Pembelotan Massal dan Ketegangan Internal: Pasukan Israel Menolak Perintah di Gaza

Israel Menutup Kantor Al Jazeera

UC Riverside dan Kelompok Pro-Palestina Mencapai Kesepakatan Damai: Akhir Perkemahan dengan Dialog Konstruktif

Ketegangan Meningkat dalam Perang Israel di Gaza: Tuduhan Netanyahu ‘Menyabotase’ Perundingan Gencatan Senjata

Ketegangan di Upacara Pembukaan Universitas Michigan: Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Dikeluarkan

Ketegangan Internal dan Eksternal: Keputusan Kontroversial Menutup Saluran Al Jazeera di Israel

Situasi Tegang: Demonstrasi di Institut Seni Chicago Berakhir dengan Puluhan Orang Ditangkap

Platform Pittsburgh: Peran Pentingnya dalam Gerakan Reformasi Amerika dalam Yudaisme

Dukungan Jeremy Corbyn terhadap Afrika Selatan dalam Kasus Genosida terhadap Israel: Pandangan dan Tanggapan Internasional

Deklarasi Balfour dan Peran Walter Rothschild: Sebuah Tinjauan

Pelukan Islam Shaun King dan Dukungannya terhadap Palestina: Kisah Perubahan dan Aktivisme

Trinidad dan Tobago Resmi Mengakui Negara Palestina: Tinjauan Keputusan dan Implikasinya

Kandidat Presiden dari Partai Hijau Ditangkap dalam Rapat Pro-Palestina: Kisah Kekerasan dan Solidaritas

Kolombia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Israel karena Dugaan Genosida di Gaza

Senator Bernie Sanders dan Anggota Partai Demokrat Mendorong Presiden Biden untuk Menghentikan Pengiriman Senjata ke Israel selama Konflik Gaza

Kontroversi Video Rashida Tlaib: Pertahanan Pro-Palestina di Tengah Keretakan Demokrat Michigan

Kontroversi Terkait Protes Mahasiswa di AS: Antara Anti-Semitisme dan Anti-Perang

Konfrontasi di Kampus: Mahasiswa Universitas Columbia Berjuang Demi Solidaritas dengan Palestina

Robert Reich Membela Mahasiswa yang Memprotes Perang Israel di Gaza di Kampus-kampus Amerika

Perjuangan Mahasiswa Amerika: Solidaritas dengan Palestina Melawan Represi dan Kekerasan

Protes Mahasiswa Pro-Palestina di Washington Tetap Berlanjut Meski Ditekan Pemerintah

Perdana Menteri Israel Kritik Protes Pro-Palestina di Kampus Amerika: Sebuah Sorotan Terhadap Kenaikan Antisemitisme

Pengaruh Skema Asli: Teori Kontroversial Profesor Santos tentang Lokasi Sebenarnya Yerusalem dalam ‘Atlantis: The Lost Continent Finally Found’

Keyakinan Nahamanides dalam Realitas Surga dan Lokasi Taman Eden Dekat Garis Katulistiwa

Konsep Bumi sebagai Pusat Alam Semesta dalam Divine Comedy Dante

Thomas Aquinas: Pemikiran tentang Surga, Khatulistiwa, dan Taman Eden dalam Summa Theologica

Mengungkap Misteri Taman Eden: Perjalanan dan Komentar Obadiah dari Bertinoro tentang Misnah dalam Perjalanannya ke Yerusalem

Tantangan Geografis dalam Interpretasi Klasik Kisah Eden: Targum Yerushalmi, Terjemahan Arab, dan Perspektif Nahmadines

Hubungan antara Midrash HaGadol dan Lokasi Eden serta Catatan Buku “Atlantis: The Lost Continent Finally Found” karya Prof. Arysio Santos

Neturei Karta: Sekte Yahudi Anti-Zionis yang Menolak Negara Israel Berdasarkan Keyakinan Eskatologis

Neturei Karta: Sekte Yahudi Anti-Zionis yang Menolak Negara Israel

“Menyuarakan Kebenaran: Dialog Imaginer Rabbi Neturei Karta dengan Jurnalis Kowantaranews.com tentang Konflik Israel-Palestina”

Neturei KARTA” bukanlah nama kota-kota di Indonesia seperti JaKARTA, JogjaKARTA, SuraKARTA, PurwoKERTO, PurwaKARTA, MojoKERTO, KERTOsono, KERTAbesuki” dan lainnya tapi Sebuah Komunitas Yahudi Ortodoks yang Menentang Zionisme Israel

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *