Jakarta, Kowantaranews.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang resmi diluncurkan pada 6 Januari 2025 dengan misi luhur mengatasi tengkes (stunting) dan memperbaiki gizi anak sekolah, kini berada di titik nadir kesejarahannya. Alih-alih menjadi angin segar bagi anak-anak di pelosok negeri, program mercusuar ini justru bertransformasi menjadi ladang perburuan rente (rent-seeking) yang masif. Kejaksaan Agung (Kejagung) membongkar skandal korupsi sistemik yang melibatkan jajaran elite Badan Gizi Nasional (BGN), mengungkap bagaimana jejaring yayasan kroni menyedot insentif negara hingga miliaran rupiah setiap harinya.
Penyelidikan yang dipimpin oleh Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) berujung pada penahanan mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, serta dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Ketiganya dicopot dari jabatannya sebelum resmi dijebloskan ke tahanan. Langkah hukum ini membuka kotak pandora mengenai betapa rapuhnya tata kelola pengadaan barang dan jasa pada lembaga yang mengelola anggaran puluhan triliun rupiah tersebut.
Manipulasi Portal dan Modus “Atensi Khusus”
Modus operandi utama para tersangka berpusat pada proses verifikasi unit layanan yang dikenal sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Secara regulasi, SPPG seharusnya dikelola secara independen oleh pihak sekolah, komunitas lokal, atau yayasan resmi yang memenuhi syarat kelayakan. Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal sebaliknya.
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengungkapkan bahwa para tersangka secara sengaja mengintervensi portal kemitraan BGN. Dengan memberikan “atensi khusus” secara non-prosedural, yayasan-yayasan yang tidak memenuhi syarat kelayakan administratif maupun operasional tetap diloloskan sebagai pengelola SPPG. Yayasan-yayasan ini rupanya terafiliasi atau bahkan dimiliki langsung oleh Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung.
Akibat manipulasi ini, aliran dana insentif harian operasional mengalir deras ke rekening yayasan kroni tersebut. “Yayasan tersebut mendapatkan insentif miliaran rupiah setiap hari,” ujar Syarief. Kasus ini semakin diperparah dengan keterlibatan sejumlah pihak swasta dan organisasi mitra kekuasaan, seperti Glory Harimas Sihombing selaku Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review (IFSR), serta rekan dekat pimpinan BGN, Asep Yusuf Somantri.
Bancakan Logistik Mewah dan Markup Fantastis
Penyimpangan dalam program MBG tidak berhenti pada penguasaan izin dapur SPPG. Penyidik Kejagung juga menemukan adanya manipulasi dalam penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) pengadaan barang dan jasa non-pangan. Dokumen perencanaan anggaran sengaja dibuat tidak selaras dengan kebutuhan riil operasional di lapangan demi memuluskan praktik penggelembungan harga (markup) secara masif.
Beberapa pos belanja yang menjadi target bancakan antara lain:
- Sepeda Motor Listrik: Pengadaan sebanyak 21.801 unit motor listrik operasional senilai hampir Rp1 triliun yang sarat akan markup. Pengadaan ini melibatkan Andri Mulyono, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal selaku vendor.
- Gawai Tablet: Pembelian lebih dari 31.000 unit gawai tablet yang menyalahi ketentuan pengadaan.
- Televisi Layar Lebar: Pengadaan 5.400 unit televisi berukuran 75 inci yang harganya digelembungkan secara tidak wajar.
- Perlengkapan Lain: Pengadaan 32.000 pasang sepatu non-standar yang tidak menunjang operasional dapur sekolah secara langsung.
Ketidaksesuaian belanja modal ini memicu pemborosan anggaran negara di tengah belum optimalnya penyerapan dana program. Dari total alokasi belanja BGN tahun 2025 sebesar Rp51,5 triliun, realisasinya tercatat hanya mencapai 66 persen akibat manajemen keuangan yang buruk di bawah kepemimpinan lama.
Dominasi Elit dan “Pemenang” vs “Pecundang”
Kritik tajam terhadap eksklusivitas rantai pasok program MBG ini juga disuarakan oleh koalisi masyarakat sipil MBG Watch. Anggota MBG Watch sekaligus Direktur Kebijakan Publik Celios, Media Wahyudi Askar, menyoroti adanya ketimpangan ekonomi sosial yang sangat mencolok.
“Jika kita mau bicara the winner dan the loser-nya, the winner dari MBG adalah mereka yang memiliki dapur milik orang super kaya. Sementara the loser-nya adalah para relawan SPPG yang bekerja keras di lapangan tanpa kompensasi layak,” tegas Askar dalam rapat dengar pendapat.
Kajian dari Indonesia Corruption Watch (ICW) pada November 2025 memperkuat sinyalemen ini. Dari 102 yayasan pengelola SPPG yang disurvei di seluruh Indonesia, sebanyak 89 yayasan terindikasi kuat memiliki afiliasi langsung dengan partai politik atau kerabat dekat pejabat negara. Struktur kemitraan yang tersentralisasi pada jejaring elit politik ini dinilai telah menutup akses bagi kelompok masyarakat lokal—termasuk guru, orang tua murid, dan pedagang bahan pokok di daerah—untuk ikut menggerakkan roda ekonomi sirkular sekolah.
Hanya Tersisa 400 Individu di Sumatra, Tapir Malaya Kini Berada di Ambang Kepunahan
Warisan Utang dan Pembenahan Darurat
Kekacauan tata kelola era Dadan Hindayana meninggalkan beban finansial yang sangat berat bagi manajemen baru BGN di bawah kendali Pelaksana Harian Agustina Arumsari. Mantan Deputi Investigasi BPKP ini mengungkapkan bahwa lembaganya mewarisi tunggakan utang kepada pihak ketiga sebesar Rp1,6 triliun dari tahun anggaran 2025. Tunggakan tersebut mencakup utang pembangunan fisik dapur APBN, jasa event organizer, biaya sertifikasi keamanan pangan, hingga pengadaan bahan operasional dasar seperti sendok dan garpu.
“Kami terpaksa melakukan verifikasi ulang yang sangat ketat. Dari Rp1,6 triliun tunggakan tersebut, baru sekitar Rp870 juta yang sudah terverifikasi dan diakui sebagai utang sah, sementara sisanya masih diblokir oleh Ditjen Anggaran karena harus melalui peninjauan kepatuhan,” tutur Arumsari.
Presiden Prabowo Subianto telah merespons krisis ini dengan mengeluarkan instruksi tegas. Pemerintah memberikan tenggat waktu (deadline) selama satu bulan kepada BGN untuk melakukan restrukturisasi total terhadap mekanisme penyaluran dan data penerima manfaat program MBG. Sebagai langkah awal, BGN memberlakukan moratorium pembangunan unit SPPG baru secara nasional untuk mengaudit kelayakan operasional dan membersihkan celah kebocoran dana negara. Langkah radikal ini diharapkan mampu mengembalikan arah program MBG agar kembali berfokus pada hak dasar pemenuhan gizi anak-anak Indonesia, bukan menjadi mesin pencetak kekayaan bagi segelintir kelompok kroni. By Mukroni
- Berita Terkait :
Hanya Tersisa 400 Individu di Sumatra, Tapir Malaya Kini Berada di Ambang Kepunahan
Bukan Sekadar Gerah, Panas Ekstrem Kini Jadi Ancaman Nyata Kesehatan Publik
Ancaman El Nino Kuat 2026: Lumbung Pangan Jatim Tertekan, Kesejahteraan Petani Menyusut
Buntut Keracunan Massal Cakung, SPPG Pulogebang Terbongkar Belum Kantongi Sertifikat SLHS
Target 2028: Indonesia Kejar Pembangunan 33 Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Senilai Rp 89 Triliun
Rayakan HUT ke-499, Jakarta Deklarasikan Gerakan “Jaga Jakarta Bersih” di Rasuna Said
Dudung Abdurachman Endus Celah Korupsi Program MBG: Dari Jual Beli Titik hingga Paradoks Insentif
Ikan Sapu-sapu: Dari “Janitor” Akuarium Menjadi Alarm Kerusakan Ekosistem Ciliwung
Perang Narasi Banjir Palembang: Pejabat Pemkot Digugat Akibat Komentar Agresif di Media Sosial
Panas Ekstrem: Pengganda Risiko Utama yang Mengancam Ketahanan Pangan Dunia
Paradoks Bio-Kedaulatan: Dilema Ketahanan Energi dan Ancaman Krisis Pangan Indonesia
Ancaman Ganda di Lumbung Pangan: Geopolitik Timur Tengah dan ‘El Niño Godzilla’ 2026
BGN Tegaskan Makan Bergizi Gratis Bukan Proyek Bisnis: Fokus Cerdaskan Anak, Bukan Pamer Pendapatan
Swasembada di Tengah Krisis: Strategi Indonesia Menghadapi ‘Dosa Ekologis’ dan Gejolak Pangan Global
Misteri Kematian Jurnalis Prancis Pro-Palestina Marine Vlahovic saat Investigasi Genosida Gaza
Indonesia Bakal Jadi Negara Pertama yang Kirim Pasukan Asing ke Gaza dalam Misi ISF
497 Serangan Israel Pasca-Gencatan Senjata, PBB Bentuk Pasukan Stabilisasi Internasional
Israel Veto Indonesia-Turki, Pasukan Perdamaian PBB untuk Gaza Terancam Batal
Kesepakatan Perdamaian Gaza Tahap Pertama: Langkah Awal Menuju Gencatan Senjata
Trump vs. Thunberg: Pertukaran Sindiran Terkait Insiden Flotilla Gaza
Kronologi Diplomasi Gaza: Negosiasi Perdamaian 5-6 Oktober 2025 di Mesir
Hamas di Persimpangan: Terima Proposal Damai Trump atau Hadapi Dukungan AS untuk Serangan Israel
Pencegatan Global Sumud Flotilla dan Deportasi Greta Thunberg: Krisis Kemanusiaan Gaza Memanas
Tsunami Politik Barat: Dari Benteng Israel ke Pelukan Palestina
Guncangan Diplomatik: Inggris, Australia, Kanada Akui Palestina, Israel Murka!
Hannah Einbinder Memisahkan Identitas Yahudi dari Negara Israel dalam Pidato Emmy: ‘Free Palestine’
AS vs PBB: Larangan Visa Palestina Picu Pemindahan Sidang ke Jenewa
Mustafa Bargouti Peringatkan Indonesia: Menerima Pengungsi Palestina adalah Tipu Daya Israel
Kelaparan Gaza: Bencana Akibat Pendudukan Israel atau Diamnya Barat?
Krisis Kemanusiaan di Gaza: Kondisi Terkini dan Langkah Menuju Perdamaian
Pembantaian Tengah Malam-Sahur: Israel Hancurkan Gaza, Darah Anak-Anak Banjiri Jalanan!
DRAMA GAZA: TRUMP BERBALIK ARAH – DARI ANCAMAN PENGUSIRAN HINGGA DIPLOMASI YANG TAK PASTI
Gaza di Ambang Bencana: Kelaparan Massal Mengintai Akibat Blokade Israel yang Kejam
Dibungkam! Aktivis Cerdas Columbia Diculik dalam Serangan terhadap Demokrasi
Mantan Jurnalis BBC Jadi Finalis Miss Universe Great Britain untuk Advokasi Gaza
Liga Arab Dukung Rencana Rekonstruksi Gaza oleh Mesir, Tantang Proposal Trump
Gencatan Senjata Hancur, Gaza Menjerit dalam Lorong Kegelapan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Solusi Nutrisi dan Kebersamaan di Sekolah
Liang Wenfeng: Jenius AI China yang Mengguncang Dunia dan Mengancam Hegemoni Teknologi AS
DOSA DAN BANJIR DAHSYAT: KETIKA NEGERI MAKMUR TENGGELAM DAN HUTAN MANGROVE BANGKIT!
Mangrove, Benteng Gaib Penahan Tsunami dan Penyelamat Umat Manusia
MANGROVE: POHON SAKTI PENJAGA BUMI DARI AMUKAN LAUTAN!
Mangrove: Pohon Ajaib yang Menyembuhkan Bumi dan Mengenyangkan Perut Manusia
Serai Wangi: Pahlawan Tak Terduga untuk Lingkungan yang Terluka!
Mangrove Indonesia: Lumbung Karbon Terbesar yang Menyelamatkan Planet!
Krisis Sputnik Baru: Deepseek Mengancam Hegemoni Teknologi Amerika
Laut Terkunci: Pagar Bambu yang Mengurung Masa Depan Nelayan
Isra Miraj: Langkah Kosmik Menuju Harmoni Multikultural
Retakan Tanah Mengintai: Perlombaan Melawan Waktu di Tengah Ancaman Longsor Pekalongan
Di Balik Obsesi Swasembada Pangan: Lingkungan dan Masyarakat yang Terlupakan
Makan Bergizi Gratis Ngebut! 82,9 Juta Pelajar Siap Disantuni di 2025!
Kemiskinan Menyusut, Tapi Jurang Kesenjangan Kian Menganga!
Jeritan Nelayan: Terjebak di Balik Tembok Laut, Rezeki Kian Terkikis
Menimbang Makna di Balik Perayaan Tahun Baru
Insiden di Mahkamah Internasional: Pengacara Israel Disebut ‘Pembohong’ oleh Pengamat Selama Sidang
Raja Saudi Salman Dirawat karena Radang Paru-paru di Istana Al Salam
Helikopter dalam Konvoi yang Membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi Jatuh di Azerbaijan Timur
JPMorgan Chase Tarik Investasi dari Elbit Systems di Tengah Tekanan Kampanye Boikot
76 Tahun Nakba: Peringatan Sejarah dan Bencana yang Berkepanjangan di Gaza
Hakim Kanada Tolak Pembubaran Demo Pro-Palestina di Universitas McGill
Blokade Bantuan ke Gaza: Protes, Krisis Kelaparan, dan Konsekuensi Global
Netanyahu Tegaskan Israel Bukan “Negara Bawahan” AS di Tengah Ketegangan dengan Biden
Mayor Angkatan Darat AS Mengundurkan Diri untuk Memprotes Dukungan Amerika terhadap Israel di Gaza
Enam Sekutu Amerika Serikat Dukung Keanggotaan Penuh Palestina di PBB
Jeremy Corbyn di Rafah: ” Kisah Horor dan Harapan di Gaza: Panggilan untuk Keadilan dan Perdamaian”
Antony Blinken Mengecam Klaim Israel: Keadilan dan Kemanusiaan dalam Konflik Gaza
Mayoritas Warga Kanada Mendukung Protes di Kampus Universitas Menurut Jajak Pendapat Terbaru
Raja Denmark Mengibarkan Bendera Palestina: Solidaritas Global Menguat Setelah Badai Al-Aqsa
Gary Lineker: Tidak Bisa Diam Mengenai Konflik Gaza dan Kritik Terhadap Tindakan Israel
Kekuatan Opini Publik: Kim Kardashian dan Dampak #Blockout2024 Pro-Palestina
Perspektif Kritis Randa Jarrar: Hillary Clinton dalam Kacamata Seorang Profesor Studi Timur Tengah
Peringatan Raja Spanyol Felipe VI: Eskalasi Kekerasan di Gaza dan Panggilan untuk Aksi Global
Perayaan Cinta dan Solidaritas: Pengantin di Montreal Mengekspresikan Dukungan untuk Palestina
Bisan Owda dan AJ+ Raih Penghargaan Peabody atas Liputan Gaza
Grace Blakeley Mendorong Sanksi terhadap Israel dalam Debat BBC Question Time
Insiden Pelecehan Verbal di Arizona State University: Staf Pro-Israel Diberhentikan
Respon Defiant Israel Menyusul Peringatan Biden tentang Serangan Rafah
Dinamika Hubungan India-Israel di Bawah Pemerintahan Narendra Modi
Himne Macklemore untuk Perdamaian dan Keadilan: “Solidaritas Diam”
Tujuan Israel Menolak Gencatan Senjata dengan Hamas dan Melancarkan Operasi di Rafah
Mahasiswa Inggris Protes untuk Palestina: Aksi Pendudukan di Lima Universitas Terkemuka
Solidaritas Pelajar di MIT: Dukungan untuk Gaza dan Perlawanan Terhadap Perintah Polisi
Senator Partai Republik Ancam ICC: ‘Targetkan Israel dan Kami Akan Menargetkan Anda’
Pembelotan Massal dan Ketegangan Internal: Pasukan Israel Menolak Perintah di Gaza
Israel Menutup Kantor Al Jazeera
Ketegangan di Upacara Pembukaan Universitas Michigan: Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Dikeluarkan
Ketegangan Internal dan Eksternal: Keputusan Kontroversial Menutup Saluran Al Jazeera di Israel
Situasi Tegang: Demonstrasi di Institut Seni Chicago Berakhir dengan Puluhan Orang Ditangkap
Platform Pittsburgh: Peran Pentingnya dalam Gerakan Reformasi Amerika dalam Yudaisme
Deklarasi Balfour dan Peran Walter Rothschild: Sebuah Tinjauan
Pelukan Islam Shaun King dan Dukungannya terhadap Palestina: Kisah Perubahan dan Aktivisme
Trinidad dan Tobago Resmi Mengakui Negara Palestina: Tinjauan Keputusan dan Implikasinya
Kolombia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Israel karena Dugaan Genosida di Gaza
Kontroversi Video Rashida Tlaib: Pertahanan Pro-Palestina di Tengah Keretakan Demokrat Michigan
Kontroversi Terkait Protes Mahasiswa di AS: Antara Anti-Semitisme dan Anti-Perang
Konfrontasi di Kampus: Mahasiswa Universitas Columbia Berjuang Demi Solidaritas dengan Palestina
Robert Reich Membela Mahasiswa yang Memprotes Perang Israel di Gaza di Kampus-kampus Amerika
Perjuangan Mahasiswa Amerika: Solidaritas dengan Palestina Melawan Represi dan Kekerasan
Protes Mahasiswa Pro-Palestina di Washington Tetap Berlanjut Meski Ditekan Pemerintah
Keyakinan Nahamanides dalam Realitas Surga dan Lokasi Taman Eden Dekat Garis Katulistiwa
Konsep Bumi sebagai Pusat Alam Semesta dalam Divine Comedy Dante
Thomas Aquinas: Pemikiran tentang Surga, Khatulistiwa, dan Taman Eden dalam Summa Theologica
Neturei Karta: Sekte Yahudi Anti-Zionis yang Menolak Negara Israel Berdasarkan Keyakinan Eskatologis
Neturei Karta: Sekte Yahudi Anti-Zionis yang Menolak Negara Israel

